SuaraBanten.id - Ratusan rumah di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten jadi korban banjir, Senin (1/11/2021). Banjir terjadi akibat curah hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir.
"Kami saat ini melakukan evakuasi di lokasi banjir setinggi 1,5 meter, " kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Senin.
Hingga Senin (1/11/2021) malam, belum ada laporan korban jiwa akibat banjir di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Saat ini, relawan melakukan evakuasi untuk membantu masyarakat yang dilanda banjir tersebut.
Berdasarkan data banjir menggenangi pemukiman Kampung Cipendey dan Cimesir Desa Rangkasbitung Timur tercatat 89 unit rumah dan 5 rumah warga Cigalempong Desa Nameng dan 10 rumah warga Tanjong Desa Narimbang Mulya.
"Kami meyakini banjir itu dipastikan malam ini surut, sehingga warga tidak perlu mengungsi," katanya.
Menurut dia, banjir yang melanda sejumlah perkampungan di Rangkasbitung akibat aliran sungai tidak normal untuk menampung debit air.
Kemungkinan aliran sungai menyempit sebagai hulu bendungan Cijoro.
Selain itu juga banjir di Cigalempong juga akibat menyempitnya aliran sungai.
Namun, kata dia, banjir di Cigalempong kini BPBD setempat mengerahkan satu perahu untuk membantu penyeberangan warga.
"Kami terus melakukan upaya evakuasi agar warga yang dilanda banjir itu tidak menimbulkan korban jiwa, " katanya.
BPBD Lebak sudah mempersiapkan peralatan evakuasi dan stok logistik untuk keperluan penanganan dampak bencana.
Selain itu, BPBD menyiagakan relawan penanggulangan bencana.
"Kami menyalurkan bantuan logistik untuk meringankan beban ekonomi warga yang dilanda banjir," pungkasnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet
-
Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 10 Orang
-
Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi
-
Heboh! 5 Fakta Wabup Lebak Ngamuk Disebut Mantan Napi oleh Bupati
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping