SuaraBanten.id - Artis pindah agama Kristen dari agama sebelumnya yakni Islam mendapat petunjuk berbeda-beda hingga akhirnya mantap pindah agama.
Namun, dari sekian banyak artis pindah agama, tiga artis ini mengaku diberi petunjuk usai salat. Bahkan satu diantara ketiga artis ini ada yang diberi petunjuk setelah salat tahajud.
Ketiga artis pindah agama usai salat itu diantaranya Ananda Soebandono, Nania Idol, dan Ovi Sovianti. Yuk simak ulasan selengkapnya tentang ketiga artis itu.
Ananda Soebandono
Kakak dari artis Alyssa Soebandono ini awalnya seorang muslim. Dibesarkan dalam ajaran Islam, suatu hari seorang teman mengajaknya ke gereja. Dia mengikuti khotbah tentang jati diri.
“Setelah khotbah, gue berdoa ‘Ya Allah aku ingin tahu siapa jati diri aku sebenarnya, aku ingin tahu siapa aku sebenarnya, aku ingin tahu siapa sih aku yang selama ini aku rasa kehampaan’, berkali kali,” katanya dalam kanal YouTube Yusuf Manubulu baru-baru ini.
Lalu dia mendapat vision tentang gereja tua yang masih jauh dan tertutup, saat itu dia merasa galau dan takut hingga seorang teman menyarankan menjalankan salat.
“Saya salat, selama seminggu. Di minggu kedua ke gereja, saya fokus berdoa, ketika saya berdoa, saya bertanya, ‘Siapa jati diri saya’. Sampai akhirnya saya melihat pintu itu lagi. Kali ini saya melihat pintu itu lebih jelas,” sambungnya.
Ketika itu dia masih galau, lalu kembali mengikuti saran teman untuk meminta petunjuk soal pintu tersebut. Setelah itu, Ananda merasa mantap menjadi pemeluk Kristen.
Baca Juga: Fakta di Balik Video Jokowi Disambut Standing Applause dan 4 Berita Top SuaraJogja
Nania Idol
Awalnya, artis jebolan Indonesia Idol ini adalah seorang muslim yang taat. Hingga dia tidak sengaja membaca Alkitab milik temannya, dari situ Nania dibuat penasaran dengan tulisan ‘kita patut percaya bahwa Yesus benar-benar ada’.
“Saya hanya tahu, Yesus adalah Tuhannya orang Kristen. Tapi saya gak tahu, kalau Yesus adalah jalan kebenaran,” kata Nania melansir Matamata.
Pada suatu malam, ia salat tahajud dan mengingat kalimat tersebut. “Ketika saya tahajud waktu itu rasanya beda. Karena merasa ada yang aneh. Saya keganggu dengan tulisan ‘kita patut percaya bahwa Yesus benar-benar ada’,” kata Nania melansir Suara.
Lalu, dia mengaku mengalami kejadian tak biasa. “Saya lihat ada cahaya dari tembok kamar saya. Di pojok, saya lihat ada cahaya, kecil lama-lama membesar. Di situ ada sosok wajah yang tidak pernah saya kenal sebelumnya,” ungkapnya. Dari situ, ia memutuskan berpindah keyakinan.
Ovi Sovianti
Tag
Berita Terkait
-
Apakah Senin 15 juni 2026 Libur Cuti Bersama? Hari Kejepit, Ini Putusan SKB 3 Menteri
-
Niat Puasa Daud: Makna, Tata Cara, dan Keutamaannya dalam Islam
-
Momen Perpisahan di Baitullah, Jamaah Haji Jalani Tawaf Wada
-
Mengupas Lapis-Lapis Makna dalam Buku "Tuhan, Seindah Apa di Hujung Sana?"
-
Menyusuri Jejak Peradaban Islam di Baghdad Lewat Catatan Hamka
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial