SuaraBanten.id - Penumpang Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengalami penurunan sejak pemberlakuan PCR sebagai syarat penerbangan dari maupun menuju Bandara Soetta sejak, Minggu (24/10/2021).
Hal itu diungkapkan Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soetta, M Holik Muardi. Kata dia, akibat pemberlakuan kebijakan tersebut jumlah penumpang Bandara Soetta mengalami penurunan.
"Buntut dari regulasi tersebut, terjadi penurunan penumpang pesawat dari sebelumnya 70 ribu penumpang menjadi 55 ribu penumpang perharinya," ujar Holik kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).
Holik mengakui, bila penurunan penumpang tidak terlalu signifikan. Lantaran pemberlakuan PCR jadi syarat penerbangan bertepatan dengan hari libur.
"Penurunannya tidak drop banget, karena masih weekday belum weekend," katanya
Dalam kesempatannya, Holik mengatakan pihaknya akan memantau pergerakan penumpang saat hari libur mendatang tepatnya pada, Minggu (31/10/2021) mendatang.
"Kita masih pantau pergerakan penumpang pada weekend nanti. Disitilah bakal terlihat apakah terjadi penurunan atau peningkatan," tuturnya.
Diketahui, calon penumpang pesawat dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang dengan tujuan Jawa-Bali wajib membawa hasil tes PCR meski sudah divaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali mulai 24 Oktober 2021.
Kewajiban soal membawa tes PCR itu berdasar SE Satgas Covid-19 Nomor 21 tahun 2021 dan SE Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 88 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.
Baca Juga: Resmi! Harga PCR Diturunkan Jadi Rp 275 Ribu
Sesuai dengan SE tersebut, penumpang pesawat tujuan dari dan ke Bandara Soekarno Hatta wajib menunjukkan surat vaksin Covid-19 minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.
Bahkan tidak sedikit calon penumpang di Bandara Soekarno Hatta yang mengeluhkan dengan aturan baru yakni, diwajibkan membawa hasil tes PCR.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Diduga Nekat Haji Pakai Visa Kerja, 13 WNI 'Gigit Jari' Dicegah Imigrasi di Bandara Soetta
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol
-
Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Cari Cuan dari Emas Ilegal, 7 Penambang di Kabupaten Lebak Terancam Denda hingga Rp100 Miliar
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
-
Akal-akalan Licik Mafia BBM di SPBU: Modifikasi Mobil Boks hingga Pakai Barcode Palsu