SuaraBanten.id - Kabar putri Bung Karno Sukmawati Soekarnoputri memeluk agama Hindu dan meninggalkan Islam, mendapatkan tanggapan dari Soekarno Center.
Kepala Soekarno Center Arya Wedakarna memberi penjelasan soal keputusan putri Soekarno tersebut, yang memilih meninggalkan Agama Islam.
Pihak Soekarno Center menjelaskan bahwa Sukmawati Soekarnoputri memilih meninggalkan Islam dan memeluk Hindu lantaran Hindu bukanlah agama yang asing bagi Sukmawati.
Pasalnya, kata Arya, ibunda Soekarno atau eyang Sukmawati Soekarnoputri merupakan penganut Hindu.
Oleh karena itu, Arya Wedakarna menilai keputusan Sukmawati pindah keyakinan tersebut merupakan hak dari putri Bung Karno tersebut.
“Pindahnya Sukmawati ke agama Hindu merupakan haknya untuk bisa kembali ke agama leluhurnya,” ujar Arya, mengutip dari Terkini -jaringan Suara.com, Sabtu (23/10/2021).
Arya juga memastikan, kepindahan Sukmawati dari Islam ke Hindu merupakan perjalanan panjang yang berlangsung selama puluhan tahun terakhir.
Bahkan, menurut Arya, sudah sejak lama Sukmawati Soekarnoputri berkunjung ke pura di Bali dan mendalami ajaran Hindu melalui kitab sucinya.
Tak hanya itu, saudara kandung mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri itu juga kerap bertemu pemuka agama Hindu untuk memahami lebih dalam kepercayaan akan akan dianutnya tersebut.
Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Sukmawati Soekarnoputri Pilih Agama Hindu dan Tinggalkan Islam
“Beliau ini suka dengan Hindu dan Bali. Selalu meminta datang ke pura, udah puluhan tahun ini suka membaca kita suci Hindu.Dia juga suka berdiskusi dengan para biksu, para pendeta-pendeta, pemangku kami,” tuturnya.
Kendati Sukmawati Soekarnoputri sudah sejak lama beribadah menggunakan sarana Hindu, namun pihak Soekarno Center menyebut putri proklamator RI tersebut baru mantap meninggalkan Islam dan masuk ke agama Hindu pada tahun 2021 ini.
“Beliau juga sehari-hari sembahyangnya menggunakan sarana Hindu. Mungkin 2021 baru beliau mendapatkan petunjuk spiritual untuk bisa masuk ke agama Hindu,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya
-
Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan
-
Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama
-
Dinilai Berlebihan dan Membodohi Umat, Buku 'Islam ala Prabowo' Panen Kritik
-
Menara Eiffel Ditutup, Buntut Pekerja Wanita Diskriminasi saat Kunjungan Umat Keagamaan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang