SuaraBanten.id - Bentrokan ormas atau organisasi masyarakat di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (19/10/2021) menggegerkan warga sekitar.
Menurut informasi yang dihimpun SuaraBanten.id bentrokan terjadi antara Ormas dengan debt collector BFI. Awalnya ormas dan debt collector berniat mediasi di Kantor BFI. Namun, setibanya di lokasi debt collector mencekik anggota ormas.
Belakangan diketahui ormas bentrok dengan debt collector ternyata karena kelompok penagih utang tersebut sebelumnya sudah ada perjanjian dengan pihak debitur. Debitur berjanji menyerahkan 1 unit mobil Daihatsu Sirion B 1651 CKD, tetapi unit itu malah ada di anggota ormas.
Merasa tidak terima, kelompok penagih utang pun menyerang markas ormas di wilayah Neglasari hingga membuat satu orang luka.
Serangan tersebut diduga menjadi pemicu kedua kelompok ini terlibat bentrok Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, pada malam tadi.
Salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan bentrokan ini terjadi berawal dari salah satu ormas yang ditarik mobilnya oleh debt collector yang berasal BFI cabang Jalan Imam Bonjol, Karawaci.
Debt Collector itu berniat untuk menarik dari mobil dari anggota ormas itu. Namun pihak ormas tidak terima kendaraan yang dimilikinya akan ditarik oleh pihak penagih.
"Informasinya, Jadi ormas mobilnya ditarik, surat penarikannya sudah keluar. Dari 3 bulan lalu. Tapi, pihak ormas tidak terima karena dia baru ingin membayar bulan ini," kata I saat ditemui, Selasa (19/10/2021).
Diketahui, kedua kelompok sempat tawuran di kawasan Cibodas, Selasa (19/10) pukul 20.00 WIB. Namun, bentrokan itu dapat dibubarkan. Tak berselang lama, kedua kelompok kembali bentrok di jam 23.00 WIB.
Baca Juga: Biadab, Penjaga Warung Sekap dan Cabuli Remaja di Pamulang Tangerang Selatan
Akan tetapi, polisi membubarkan bentrokan tersebut. Kini pihak kepolisian berjaga di lokasi kejadian hingga Rabu (20/10) pukul 01.00 WIB.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut
-
Bukan Kader Partai! Polisi Ungkap Identitas Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City
-
Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya
-
Sidak Pasar hingga Supermarket, Polda Metro Pastikan Stok Beras Aman dan Sesuai HET
-
Serahkan Bukti ke Polisi, Pengacara Beberkan Kronologi Temuan 340 Ribu Dolar Singapura
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil