SuaraBanten.id - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy optimistis Kontingen Banten dapat masuk peringkat 10 besar pada PON XX Papua.
Karena target itu, Pemprov Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar melalui hibah KONI untuk bonus bagi atlet yang meraih medali pada perhelatan PON XX Papua.
"Saya optimistis kontingen kita dapat masuk peringkat 10 besar," kata Andika, Senin (11/10/2021).
Kata Andika, Optimisme tersebut berdasarkan kepada klasemen kontingen Banten sendiri saat ini memang sudah masuk 10 besar dan terus bertahan di posisi tersebut dalam beberapa hari terakhir ini.
Tak hanya itu, saat ini, masih ada sejumlah cabang olahraga di mana atlet Banten akan masuk babak final dalam beberapa hari ke depan.
"Kalau tidak salah ada 5 cabor yang hari ini dan besok akan berlaga di final, termasuk gulat dan layar," kata Andika.
Andika memaparkan, Pemprov Banten telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar untuk bonus atlet dan pelatih yang meraih medali pada PON XX Papua ini.
"Kita alokasikan dari APBD kita itu di pos hibah ke KONI Banten, bagian dari pembinaan atlet di Banten," katanya.
Melalui KONI Banten selanjutnya akan melakukan evaluasi atas hasil dari PON XX Papua ini.
Baca Juga: Cabor Taekwondo Kontingen Banten Sumbang Tiga Medali di PON XX Papua
"Tentu evaluasi akan kita lakukan untuk hasil PON kali ini. Nanti akan ada pembinaan-pembinaan kaitan pengembangan prestasi atlet-atlet kita ke depan," katanya.
Diketahui, klasemen sementara perolehan medali PON XX Papua 2021 hingga Senin 11 Oktober 2021 pukul 12.00 WIB masih menempatkan Jawa Barat di posisi puncak.
Jawa Barat total sudah meraih 227 medali. Rinciannya, kontingen dari Jawa Barat sudah meraih 85 medali emas, 68 perak, dan 74 perunggu. Di posisi kedua, Jawa Timur dengan 74 medali emas, 63 perak, dan 57 perunggu.
Sementara itu, posisi ketiga di PON XX Papua 2021 diisi oleh DKI Jakarta. Kontingen dari DKI Jakarta sudah mengemas 202 medali sejauh ini, di mana 71 di antaranya merupakan emas.
Banten sementara turun ke peringkat 12 setelah sebelumnya sempat bertengger di posisi 10. Banten berada di bawah NTB dan Lampung, mengantongi 7 medali emas, 9 medali perunggu dan 1 medali perak.
Berita Terkait
-
Profil dan Sepak Terjang Dimyati Natakusumah, Wagub Banten yang Sebut Memo Titip Siswa Itu Lumrah
-
Jelang PSU, Kekalahan Andika di Pilkada Serang Disebut karena Warga Tolak Dinasti Politik
-
Ratu Zakiyah Tumbangkan Trah Ratu Atut Chosiah di Serang, Raih 598.654 Suara
-
Paslon Airin-Ade Sumardi dan Andika-Nanang Dilaporkan ke Bawaslu, Diduga Kampanye di Tempat Ibadah
-
Daftar Pertama, Andika Hazrumy Klaim Didukung Ulama Hingga Kyai
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat