SuaraBanten.id - Baru-baru ini warga Lebak, Banten dihebohkan dengan oknum pejabat Dinsos atau Dinas Sosial Lebak yang diduga korupsi dana bantuan becana.
Diketahui, oknum pejabat Dinsos yang diduga korupsi dana bantuan korban bencana itu berinisial ET. Terkini beredar kabar dana bantuan bencana Lebak itu dipergunakan untuk berbisnis oknum pejabat dinsos itu.
ET dikabarkan tilep bantuan korban bencana pada Februari-Maret 2021. Total dana bantuan bencana yang diduga ‘dikantongi’ ET mencapai Rp341 juta.
Kabar terbaru ET diperiksa Inspektorat Kabupaten Lebak. Berbagai alasan pun muncul dari mulut ET setelah tega menilep duit untuk warga korban bencana.
Inspektur Pengadu Tiga, Dudung Kurniawan membenarkan pihaknya telah memeriksa ET yang tak lain Kepala Bidang Limjamsos.
“Ada penyalahgunaan wewenang tidak menyalurkan. Totalnya masih dicek,”kata Dudung saat dihubungi awak media, Kamis, 30 September 2021.
Kepada petugas, menurut Dudung, ET menggunakan duit tersebut untuk berbisnis dan akan segera mengembalikan dana yang berasal dari APBD Lebak tersebut.
“ET sudah diperiksa, dan ET sudah mengakui bahwa uang itu di ambilnya dan pengakuan ET akan segera dikembalikan. Namun sampai saat ini belum ada iktikad baik dari ET,”katanya.
Hingga berita ini publish Bantenhits-Jaringan SuaraBanten.id masih mengupayakan konfirmasi ET.
Baca Juga: Tewas Gantung Diri, Pria di Taman Banten Lestari Serang Sempat Kirim Pesan ke Istri
Berita Terkait
-
Kemarau Bongkar Jejak Permukiman yang Tenggelam di Bendungan Karian
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Sangga Pangan Jakarta, Bupati Lebak Targetkan Padi PS 08 Tembus 8,7 Ton Per Hektare
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik