SuaraBanten.id - Kepergok bawa celurit dua pelajar SMK di Serang diamankan polisi, Selasa (28/9/2021) malam. Kedua pelajar SMK bawa celurit itu berinisal AK (15) dan KH (18) yang diduga hendak tawuran di depan SMKN 2 Serang dan SMKN 4 Serang yang berdampingan.
Sebelum diamankan petugas, kedua pelajar SMK ini petantang petenteng membawa celurit dan bendera berwarna putih bertuliskan Technical High School Banray 89 Gumarang Soldier Base.
“Selain bendera, kita amankan celurit, petasan, stik golf, hingga ransel. Mereka kita amankan di depan SMKN 2 Kota Serang,” kata Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea, Kamis (30/9/2021).
AKBP Hutapea menungkapan, dua pelajar SMK itu diamankan Selasa (28/9/2021) sekira pukul 20.00 WIB. Saat itu, kedua kelompok massa dari kedua sekolah tersebut sedang berkumpul.
Mengetahui hal tersebut, Personel Polres Serang Kota membubarkan kumpulan yang diduga kuat akan melakukan tawuran di depan sekolah SMKN 2 dan SMKN 4 Kota Serang.
“Kita bubarkan kelompok yang diduga akan melakukan tawuran. Tawuran didasari SMKN 4 Kota Serang sedang berulang tahun,” terangnya.
Dari pembubaran kerumunan massa itu, Polisi hanya menangkap dua pelajar, AK warga Kelurahan Serang dan KH warga Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang.
“Keduanya beserta barang bukti, diamankan ke Satreskrim Polres Serang Kota, untuk dilakukan pemeriksaan dan tindak lanjut,” pungkasnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 30 September 2021
Tag
Berita Terkait
-
Jurus Jangka Panjang Pramono Anung Atasi Tawuran: Alihkan Energi Anak Muda ke Olahraga
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
-
Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar
-
Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu
-
Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
Masih Banyak Anak Putus Sekolah di Tangerang?