SuaraBanten.id - Usai Organisasi Masyarakat atau Ormas berpakaian loreng tutup Jalan Ahmad Yani, Serang, Banten yang terjadi Rabu (22/9/2021) lalu dibubarkan Ditlantas Polda Banten.
Ketua Ormas berbaju loreng atau Ormas Brigade 17 Mabes Laskar Merah Putih (LMP) meminta maaf. Ormas loreng minta maaf atas kejadian yang dilakukan oleh anggotanya yang menutup jalan.
Diketahui, kejadian ormas tutup jalan terjadi di depan kantor verenan finance, Jalan Jendral Ahmad Yani No 90, Sumur Pecung Kota Serang pada Rabu (22/9/2021).
Kepada SuaraBanten.id, Humas Polda Banten, AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga menerangkan, kejadian tersebut diketahui oleh aparat kepolisian setelah mendapat laporan dari masyarakat melalui jaringan radio Handy Talki (HT).
Setelah itu, pihaknya memerintahkan kepada satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Serang Kota untuk mengatasi kejadian tersebut.
“Kejadian tersebut terjadi di salah satu kantor finance, Sumur Pecung. Kami mendapat laporan dari masyarakat melalui jaringan radio (HT), kemudian kami memerintahkan kepada Satlantas Polres Serang, dan kejadian tersebut bisa diatasi” terang Shinto melalui jaringan cellulernya pada Jumat (24/9/2021).
Selain itu, Shinto menjelaskan, kejadian yang melibatkan sekitar dua puluh orang anggota ormas dan sepuluh unit sepedah motor yang terbaris di sepanjang jalan tersebut membuat jalan terblokade, serta arus lalu lintas tersendat. Saat penindakan oleh petugas, sempat terjadi ketegangan sebelum akhirnya dapat diatasi oleh aparat kepolisian.
“Ada sepuluh motor dan orangnya kira-kira ada dua puluhan, akibat motor yang berjajar tersebut memang arus lalu lintas tersendat, sepat terjadi ketegangan dengan petugas, namun mampu diatasi oleh petugas dan kembali kondusif” lanjut Shinto.
Sementara itu, melalui siaran video yang bersumber dari Humas polres Serang Kota Kamis malam (23/9/2021), ketua Ormas Brigade 17 Mabes Laskar Merah Putih (LMP) Hendra memberikan klarifikasi serta memohon maaf atas kejadian yang dilakukan oleh anggotanya tersebut.
Baca Juga: Geger Mayat Perempuan Tergeletak di Pantai Legundi Anyer, Korban Asal Merak
“Saya H. Hendra, Mewakili Lembaga Ormas Brigade 17 Mabes Laskar Merah Putih, dengan ini saya atas nama pribadi ataupun lembaga memohon maaf kepada masyarakat atas kejadian adanya anggota kami yang membelokir jalan raya di Sumur Pecung” Ungkapnya melalui siaran video pada Kamis malam (23/9/2021).
Selain itu, Hendra menerangkan kejadian tersebut dipicu oleh adanya aksi perampasan yang dilakukan Matel verena, hingga membuat puluhan anggotanya tersebut melakukan kesalahan dengan memperlihatkan kejadian yang kurang terpuji di depan umum.
“Kejadian itu disebabkan oleh adanya perampasan motor oleh matel verenan, oleh karenanya anggota kami kesal dan memlakukan perbuatan salah, atas dasar itu saya memohon maaf kepada masyarakat Serang, Khusunya Kepada Bapak Kapolres Kota Serang, terutama kepada anggota polantas yang telah berkerja membantu kami, terutama untuk kelancaran lalu lintas” pungkas Hendra.
Kontributor : Oki Fathurrohman
Tag
Berita Terkait
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan
-
Peran Baru Ole Romeny Bikin Herdman Tersenyum, Taktik Timnas Indonesia Makin Variatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri
-
Viral Video Pengakuan Pelajar Magang Dilecehkan di Greenotel Cilegon, Polisi Mulai Periksa Terlapor
-
Berani Bicara! Kasus Ayah Tiri di Serang Terbongkar Setelah Korban Melapor ke Ayah Kandung
-
Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang
-
Ratusan Warga DKI dan Jabar Serbu Domisili Baru di Kabupaten Tangerang, Apa Alasannya?