SuaraBanten.id - Tim besutan Raffi Ahmad yakni Rans Cilegon FC mempunyai skuat pemain yang enggak kaleng-kaleng. Tentu ini juga menjadi kekuatan Rans Cilegon FC dalam menghadapi Liga 2 2021.
Pemain Rans Cilegon FC terdiri dari pemain-pemain senior yang telah menjajal Timnas hingga tim besar baik di dalam maupun luar negeri.
Selain itu, banyak juga pemain-pemain muda baru yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Kali ini SuaraBanten.id akan mengulas soal salah satu Penyerang Rans Cilegon FC Syamsir Alam.
Syamsir adalah salah satu pemain Indonesia yang pernah mencicipi atmosfer sepak bola Amerika Serikat atau Liga Major League Soccer (MLS). Ia bergabung dengan tim yang diakuisisi oleh Erick Tohir yakni DC United.
Namun, sebelum terbang ke Amerika Serikat, ia terlebih dahulu menimba ilmu di usia juniornya yaitu di SSB Depok, Jawa Barat.
Kepiawannya dalam mengolah bola, sehingga dirinya diajak bergabung Ronny Pattinasarani, ke SSB Asiop, DKI Jakarta.
Memasuki usia 17 tahun, Syamsir bergabung dengan tim SAD Indonesia. Kala itu, ia mampu mencetak 15 gol dari 29 laga yang dimainkan.
Sebagai informasi, SAD Indonesia itu adalah tim yang dibentuk khusus pemain Indonesia yang berlajar sepakbola di Uruguay.
Berangkat dari perfoma apiknya, tim asal Belgia, Vise, tertarik memboyongnya dari SAD Indonesia.
Akan tetapi, selama berseragam tim Eropa tersebut, Syamsir hanya dipercaya bermain 10 laga dalam tiga musim.
Baca Juga: Pembukaan Liga 2 2021 Akan Diselenggarakan di Stadion Manahan Solo
Merasa kurang puas dengan permainan yang dipertontonkan Syamsir Alam. Akhirnya, pria yang berusia 29 tahun ini dipinjamkan ke DC United.
Namun selama satu tahun berbaju tim asal Amerika Serikat tersebut. Ia hanya duduk dibanku cadangan.
Tidak dipercayanya dia dalam menjajal kompetisi bergensi di Amerika Serikat. Akhirnya ia memutuskan berkarier sepakbola Indonesia, yakni Sriwijaya FC pada tahun 2013.
Namun, debut perdananya di Indonesia, Syamsir hanya dipercaya tampil laga dalam satu tahun. Sehingga, ia memilih pindah ke Pelita Bandung Raya.
Selama membela Pelita Bandung Raya, Syamsir justru tidak berikan jam bermain selama dua musim. Bahkan ia tidak diperpanjang oleh tim tersebut.
Sehingga, Syamsir sempat merasakan tanpa klub selama lima tahun. Ia mengisi kekosongan itu dengan menjadi artis.
Berita Terkait
-
RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan
-
Anomali DTSEN BPS: Warga Pengeluaran Rp 3 Juta per Bulan Malah Setara Raffi Ahmad
-
Investor RANS Anjlok, Raffi Ahmad Masih Kuasai 62,93% Saham
-
Rans Entertainment X Utusan Khusus Presiden Galang Bantuan Gempa NTT Dapat Banjir Hujatan
-
Syahnaz Sadiqah Jadi Bunda PAUD Bandung Barat, Intip Tugas dan Tanggung Jawabnya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September