SuaraBanten.id - Peristiwa kebakaran Lapas Tangerang belakangan menjadi sorotan publik. Lapas Kelas 1 Tangerang terbakar menyebabkan 41 napi tewas, bahkan perhari ini bertambah 3 orang yakni menjadi 44 napi tewas.
Bukan hanya korban tewas, Lapas Tangerang terbakar juga menyebabkan 8 orang luka berat (Kini 3 orang tewas) dan 72 luka ringan.
Diketahui, lokasi persis titik kebakaran terjadi blok C Lapas Kelas 1 Tangerang pukul 01.45 WIB Rabu (8/9/2021) dini hari. Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik.
Nah, berkaca dari insiden kebakaran Lapas Tangerang, kita harus waspada lantaran kebakaran termasuk salah satu fenomena bencana yang memerlukan tindakan evakuasi dan kesiapsiagaan.
Kebakaran adalah proses perusakan suatu benda oleh api. Di daerah perkotaan yang penuh perumahan penduduk, kebakaran sering terjadi dan dapat meluas dari satu rumah ke rumah yang lain.
Jika tidak diantisipasi, maka kebakaran dapat menimbulkan bencana atau kerugian harta benda bahkan jiwa.
Ada 4 unsur utama pemicu awal terjadinya kebakaran, yaitu adanya oksigen, adanya bahan bakar atau bahan-bahan mudah terbakar, adanya reaksi kimia, atau keadaan panas yang melampaui titik suhu kebakaran.
Mengutip buku pedoman Latihan Kesiapsiagaan Bencana BNPB 2017, berikut langkah-langkah tindakan evakuasi saat terjadi kebakaran di gedung atau di pemukiman:
- Tindakan sebelum bencana kebakaran
- Tidak bermain-main dengan benda-benda yang memicu api.
- Menjauhkan benda-benda padat seperti kertas, kayu, plastik, karet, busa dari sumber api.
- Menyimpan cairan yang mudah terbakar, seperti bensin, solar, minyak tanah di tempat aman.
- Merapikan instalasi listrik karena kebakaran biasanya disebabkan oleh arus pendek listrik.
- Tidak membuang puntung rokok sembarangan, misalnya di hutan atau kawasan kering.
- Menyimpan nomor penting (pemadam kebakaran, polisi dan ambulans).
- Melakukan latihan atau simulasi kebakaran.
- Langkah-langkah evaluasi kebakaran di dalam rumah dan gedung
- Usahakan memadamkan api sebisa mungkin jika tersedia alat pemadam api. Jika tidak tersedia alat pemadam api ringan, soda kue dapat digunakan untuk memadamkan api.
- Alat lain yang dapat digunakan untuk memadamkan api adalah menggunakan karung goni atau kain yang telah dibasahi air. Kain atau karung basah menutup pori-pori, sehingga memecah udara masuk.
Jika kebakaran disebabkan oleh listrik, segera putuskan aliran listrik lebih dulu, baru kemudian padamkan percikan apinya. - Jika api tidak kunjung padam, segeralah menyelamatkan diri.
- Ada tanda evakuasi seperti memukul lonceng, sirine hingga bel panjang terus menerus dan cepat.
- Keluar dengan cara merangkak dan upayakan untuk menutup mulut, mencari jalan keluar dengan mata tertutup karena asap kebakaran membuat tidak bisa melihat apapun.
- Jika jalan keluar harus melewati api, tutup kepala dan badan dengan kain atau selimut basah.
- Balut tangan saat memegang pegangan pintu yang kemungkinan panas akibat terbakar, atau keluar lewat jendela. Jika pegangan pintu tidak panas, buka perlahan dan lihatlah apakah jalan terblokir oleh asap atau api.
- Apabila terblokir, keluarlah melalui jendela. Jika tidak, segera tutup pintu dari belakang untuk menghambat api menyambar keluar.
- Jika ada asap, merunduklah karena udara bersih berada di bawah.
- Jika baju terbakar atau terkena api, jangan lari melainkan rebahkan tubuh ke tanah dan berguling untuk mematikan api.
- Setelah keluar rumah, segera minta bantuan dan telpon pemadam kebakaran.
Baca Juga: Proses Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Butuh Waktu 5 Hari
Berita Terkait
-
Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2
-
Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat, 14 Mobil Damkar Dikerahkan, Api Berhasil Dikendalikan
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
Ancaman El Nino Sangat Kuat, Pemerintah Diminta Siapkan Langkah Akurat Mitigasi
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya