SuaraBanten.id - Setelah sebelumnya 41 napi tewas akibat kebakaran Lapas Tangerang, kini korban tewas bertambah 3 orang yang berarti total keseluruhan ada 44 Napi tewas.
Korban tewas akibat Lapas Tangerang terbakar bertambah 3 orang diungkap Humas RSUD Kabupaten Tangerang, dr Hilwani. Kata dia, korban meninggakl akibat kebakaran di Lapas kelas 1 Tangerang bertambah tiga menjadi 44 orang.
"Iya betul, jadi ada total tiga. Pertama jam 3 pagi, kedua jam 6 pagi da ketiga jam 7 pagi," ujar Hilwani saat dihubungi, Kamis (9/9/2021).
Hilwani menjelaskan, ketiga korban itu meninggal dengan luka bakar diatas 80 persen. Nanti ketiga korban akan dilakukan pemusalaran jenazah dan diberikan kepada pihak keluarga.
"Orang dengan luka bakar diatas 80 persen. Nantinya ketiga korban akan dilakukan pemusalaran jenazah dan diberikan kepada pihak keluarga," tuturnya.
Ia juga mengatakan, jumlah pasien dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang sebanyak tujuh orang. Karena sebelumnya, pihaknya menerima tambahan pasien kembali dari peristiwa tersebut.
"Sisanya dirawat di kita ada 7 ya, kemarin dateng lagi 2, itu dari klinik lapas," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi blok C Lapas Kelas 1 Tangerang pukul 01.45 WIB Rabu dini hari. Dilaporkan ada sebanyak 41 narapidana yang tewas karena diduga terjebak di dalam kobaran api. Berdasarkan data sementara, korban luka delapan orang dan korban luka ringan sebanyak 72 orang.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Baca Juga: Cerita Pilu Napi Lapas Tangerang: Kubur Impian Nikahi Tunangan, Padahal 90 Hari Lagi Bebas
Tag
Berita Terkait
-
Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai
-
4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka
-
Korban Tewas Gempa Kolombia Tembus 180 Jiwa, 200 Orang Hilang dan Korban Luka 2.600 Pasien
-
Belum 24 Jam, Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Tembus 132 Jiwa, Ratusan Orang Terluka Parah
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil