SuaraBanten.id - Polisi buru pelaku pembuang bayi di tempat sampah masjid di Cisoka Tangerang. Polsek Cisoka memburu pelaku yang tega membuang bayi laki-laki di depan Masjid Al-Barokah, Kampung Bongborongan, Desa Cikande, kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.
Diketahui, bayi terbungkus kantong plastik berwarna putih yang diketahui baru lahir secara prematur itu ditemukan dalam kondisi sudah meninggal.
Kapolsek Cisoka AKP Nurohman mengatakan, pertama kali bayi ditemukan oleh petugas kebersihan Masjid Al–Barokah sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (30/8/2021).
“Kalau untuk ditemukannya kurang lebih jam 13.00 WIB siang oleh petugas kebersihan masjid namanya pak Tanjung kemudian bersama dengan temannya melaporkan ke Polsek Cisoka,” ujarnya pada BantenNews.co.id, Selasa (31/8/2021).
Mendapat laporan tersebut dari masyarakat, Polsek Cisoka langsung mendatangi lokasi tempat ditemukannya bayi tersebut dan melakukan olah TKP. Selanjutnya, jasad bayi dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter.
“Kemudian kita melakukan olah TKP, lalu bayinya dibawa ke Puskesmas dan dicek oleh dokter,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan oleh dokter di Puskesmas, diperkirakan bayi laki-laki tersebut sudah meninggal 6 jam yang lalu dari sebelum ditemukan dan diperkirakan bayi baru saja dilahirkan secara prematur.
“Keterangan dokter kurang lebih prematur dan bayi baru dilahirkan karena masih ada tali pusat terhubung dengan plasentanya,” tandasnya.
Saat ini jasad bayi malang tersebut berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobat Balaraja.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Bayi Hiu Lahir Tanpa Pembuahan Sperma
Nurohman menyebutkan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap siapa pelaku dan motifnya membuang bayi malang tersebut.
Berita Terkait
-
Aurelie Moeremans Cerita Adaptasi Jadi Ibu Baru, dari Begadang sampai Pilih Popok
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?
-
Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang
-
Wali Kota Cilegon: Idul Adha 1447 H Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
-
Sapi Kurban Presiden RI Berbobot 1,1 Ton Disalurkan untuk Warga Cilegon