SuaraBanten.id - Inalillahi, mobil terjun ke sawah di pandeglang, sopir pikap pengangkut pukuk tewas.
Pikap terjun ke sawah di Kampung Capar Leles, Desa Koroncong, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang mengakibatkan sopir pikap tewas, Sabtu (21/8/2021) sekira pukul 11.45 WIB.
Sopir pikap pengankut pupuk tewas bernama Ahmad Sidik (28) warga Kampung Dusun, Desa Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Terkini, jenazah sopir pikap dievakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang.
Salah satu warga sekitar, Didi Septiadi menuturkan, awalnya mobil grandmax dengan nomor polisi BE 9313 GS yang dikendarai korban sedang mengangkut pupuk kandang dari peternakan ayam tidak jauh dari lokasi kejadian.
Diduga saat melintasi jalur menanjak mobil yang berisi pupuk kandang tidak kuat hingga mundur dan masuk ke pesawahan warga.
“Kayanya kelebihan muatan terus enggak kuat nanjak makanya mundur dan jatuh ke sawah. Itu kayanya korban mau menyelamatkan diri karena pintu mobilnya udah kebuka tapi korban ketimpa mobil jadi meninggal di tempat,” jelas Didi kepada BantenNews.co.id--Jaringan SuaraBanten.id, Sabtu (21/8/2021).
Lebih lanjut, pada saat kejadian sang kondektur masih dalam keadaan tersadar dan langsung meminta pertolongan pada karyawan peternakan untuk menyelamatkan korban.
“Kondekturnya masih sadar terus lari ke kandang minta bantuan, baru dari situ warga datang buat membantu tapi korban sudah meninggal. Kondekturnya juga pas udah minta bantuan langsung pingsan dan dibawa ke puskesmas, pas udah sadar kesitu lagi nangis terus,” ungkapnya.
Menurut Didi, korban dan kondektur bukan satu atau dua kali mengambil pupuk dari kandang tersebut untuk dibawa ke Lampung. Akan tetapi entah kenapa mobilnya bisa mundur kembali.
Baca Juga: Geger Penemuan Kerangka Manusia di Persawahan Panimbang Pandeglang, Begini Kondisinya
“Udah sering ngambil (pupuk kandang) kesitu karena tiap dia ngirim barang ke pasar induk pulangnya pasti kesitu beli kotoran ayam buat dibawa ke Lampung. Tadi sudah ada polisi kesini katanya korban di bawa ke RSUD Berkah Pandeglang,” ucapnya.
Kontributor : Saepulloh
Berita Terkait
-
Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter
-
Buntut Nelayan Tewas Janggal di Sel Tahanan, 4 Anggota Polsek Kajang Diperiksa dan Dipatsus
-
Kontak Tembak di Nduga Papua: 2 Anggota OPM Tewas, TNI Sita Senjata dan Rp88 Juta
-
Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS
-
Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu