SuaraBanten.id - Seorang pekerja hotel bernama Siti Maryam (34) ditemukan tewas di Kontrakan yang berada di Harjatani Serang, Rabu (18/8/2021) malam sekira pukul 19.30 WIB.
Siti Maryam ditemukan tewas pasca diketahui tidak masuk atau absen shift pagi di tempat kerjanya di salah satu Hotel di Cilegon.
Siti Maryam ditemukan tewas dengan wajah tertutup bantal dan luka lebam di beberapa bagian tubuhnya di Kontrakan Pelangi, Kampung Larangan, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Selain luka lebam, sejumlah barang berharga korban ikut raib saat Siti Maryam ditemukan tewas di kamar kontrakannya. Sejumlah barang yang hilang yakni sepeda motor, tabung gas, dan dompet.
Salah seorang rekan korban bernama Lia, mendatangi kontrakan yang ditinggali siti maryam. Siti Maryam menghuni kamar nomor 8 di Bedeng Pelangi.
Seharusnya, korban bekerja shift pagi di tempat kerjanya pada Rabu (18/8/2021). Namun, Siti Maryam tak terlihat bekerja.
"Pas coba dihubungi melalui ponselnya (Siti Maryam) tidak merespon," kata Lia
Lantaran Siti Maryam tidak bisa dihubungi melalui ponselnya, kemudian Ia bersama rekannya sebagai sahabatnya mendatangi kamar kontrakan Siti Maryam.
Namun, pintunnya terkunci dari dalam dan saat coba disapa tidak ada jawaban dari dalam kamar. Kemudian, Ia menghubungi Ayu sebagai rekan dekatnya Siti Maryam yang mempunyai kunci kontrakan.
Baca Juga: Jadi Sasaran saat Lerai Tawuran, Tukang Ojek di Johar Baru Tewas Dibacok
"Saya sudah dapat kunci kontrakan, terus buka kamar Teh Siti sama temen-temen. Pas dibuka kondisinya sudah tidak bernyawa, dan wajahnya tertutup bantal," terangnya.
Ditempat yang sama, Kapolsek Kramatwatu Kompol D.P. Ambarita mengatakan, pihaknya yang mendapatkan informasi adanya penemuan mayat dari masyarakat. Langsung melakukan cek TKP, saat didatangi ternyata benar.
"Kita langsung koordinasi dengan Polres Serang Kota untuk melakukan olah TKP," kata Ambarita.
Dikatakan dia, saat ini kasus tersebut dalam penanganan Satreskrim Polres Serang Kota.
Kontributor : Adi Mulyadi
Tag
Berita Terkait
-
Bocah di Aceh Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tinggalkan Surat "Ampun"
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Diduga Tewas Saat Curi Mangga, Keluarga Pelaku Serang Rumah Pemilik Pohon di Bontang
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
TV Changhong 32 Inch Garansi Resmi Menjadi Pilihan Terbaik
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng