SuaraBanten.id - Warga Serang nampaknya harus lebih berhati-hati lagi ketiga menaiki angkutan umum. Belakangan terungkap, berpakaian rapih layaknya may kerja copet di Serang beraksi diangkot.
Copet berpakaian rapih diduga gasak handphone penumpang angkot. Copet berpakaian rapih ditangkap personel Polres Kota Serang.
Saat ditangkap salah satu copet lempar handphone ke rekannya. Diduga handphone tersebut merupakan hasil curian.
Salah satu anggota Satlantas Polres Kota Serang Briptu Devi membenarkan kejadian tersebut. Para pelaku berjumlah tiga orang.
Kebetulan mereka kepergok saat turun di depan kampus UIN SMH Banten. Mereka melakukan aksinya dalam angkutan umum.
“Jadi tadi saya mencurigai ada laki-laki paruh baya berpakaian rapi seperti orang mau pergi ke kantor lah turun dari angkutan umum," katanya kepada awak media saat ditemui di depan gerbang Kampus UIN SMH Banten, Kamis (12/8/2021).
Mereka saya berhentikan dan diperiksa. Ternyata salah seorang pelaku melemparkan HP ke temennya. Saat ditanyai, ternyata hp tersebut dicurigai hasil curian,” imbuhnya.
Ia menjelaskan berdasarkan laporan dari masyarakat kejadian tersebut sering terjadi di Kota Serang. Saat ini para pelaku sudah diamankan di Polres Serang Kota.
“Pelaku sudah diamankan, untuk di BAP,” ucapnya.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Kota Serang, Jumat 13 Juli 2021
Ia mengimbau kepada masyarakat Kota Serang, terutama para pengguna transportasi umum untuk berhati-hati. Dan selalu menerapkan protokol kesehatan ketika berkatifitas.
“Jangan sampai lengah ketika bepergian, apalagi tertidur di tempat umum atau di angkutan umum. Karena situasi tersebut menjadi peluang untuk para pencopet beraksi,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
-
Efek Jera ala Tanah Abang: Pencuri iPhone Diarak Sambil Dikalungi Tulisan 'Saya Copet'
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial