SuaraBanten.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 diperpanjang sepekan ke depan resmi diumumkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Senin (2/8/2021).
PPKM diperpanjang sepekan ke depan hingga 9 Agustus 2021. Bagi sejumlah daerah yang mengalami perpanjangan PPKM Level 4, sejumlah bantuan sosial atau bansos digelontorkan Presiden Jokowi.
Sejumlah program bantuan seperti Program Keluarga Harapan atau PKH, Bantuan Sosial Tunai, BLT Desa, bantuan usaha mikro kecil menengah, bantuan PKL, bantuan warung, bantuan subsidi upah, program banpres produktif usaha mikro sudah diluncurkan Jumat (30/7/2021) lalu.
“Untuk mengurangi beban masyarakat akibat berbagai pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial-ekonomi, pemerintah tetap mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial, bansos untuk masyarakat,” ungkap Jokowi di akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021).
Jokowi menyebutkan, bansos yang diberikan kepada warga, di antaranya bansos tunai hingga bansos untuk usaha kecil. Para pedagang kaki lima atau PKL hingga warung juga akan mendapatkan bansos ini.
“Program keluarga harapan (PKH), bantuan sosial tunai BST, dan BLT desa. Bantuan untuk usaha mikro kecil, PKL, dan warung, bantuan subsidi upah, sudah mulai berjalan, dan program banpres produktif usaha mikro sudah diluncurkan pada tanggal 30 Juli yang lalu,” imbuh Jokowi.
Karenanya, Presiden Jokowi kembali mengingatkan tetap harus waspada kendati penanganan Covid-19 menunjukkan hasil yang baik. Pasalnya, perkembangan kasus dinilai masih dinamis.
“Walaupun sudah ada perbaikan, namun perkembangan kasus Covid-19 masih sangat dinamis, dan fluktuatif. Sekali lagi, kita harus terus waspada dalam melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kasus Covid-19 ini,” imbau Jokowi.
Baca Juga: Tepok Jidat! Protes PPKM Diperpanjang, Dinar Candy Ancam Turun ke Jalan Pakai Bikini
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Lempar Bola Panas, Mungkinkah KPK Kembali Sakti?
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi
-
PDIP Beri Tanggapan soal Tembok Ratapan Solo Diduga di Kediaman Jokowi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang