SuaraBanten.id - Seorang buruh berinisial MI (42) asal Jakarta yang tinggal di Kota Cilegon alami gejala seperti Covid-19. Alami gejala seperti Covid-19, buruh di Cilegon tewas terbujur kaku di kamar kontrakan.
Buruh di Cilegon tewas terbujur kaku di kamar kontrakan diduga sedang menjalani Isolasi Mandiri di kontrakannya. Buruh di Cilegon tewas terbujur kaku di kamar kontrakan sebelumnya masih bisa dihubungi pada Selasa (13/7/2021) dini hari.
Diketahui MI sudah sakit selama sepekan dan tidak masuk kerja. Korban juga diketahui bekerja di PT Taiyo Sinar yang mengerjakan proyek di PT Hitachi Metals Indonesia.
Pantauan SuaraBanten.id, di lokasi di Komp. Arga Baja Pura Block D2/1 sekira pukul 14.17 WIB korban dievaluasi oleh petugas Inafis Polres Cilegon setelah mendapatkan laporan dari warga.
Pada proses evakuasi tersebut, terlihat beberapa petugas mengenakan APD lengkap. Sebelum dimasukan ke kantung jenazah, korban di cek swab antigen oleh petugas dan mendapatkan hasil diduga positif Covid-19.
"Saat diketuk pintu kamarnya, korban tidak nyaut Setelah diintip di lubang angin terlihat korban sedang berbaring di atas tempat tidurnya," beber Rendra.
Lebih lanjut Rendra, dirinya langsung menghubungi salah satu tetangga kontrakan korban untuk meminta bantuan melihat korban. Rendra dan tetangga korban langsung meminta izin untuk mendobrak kamar korban.
"Saat dilihat korban sudah tidak bernyawa dan terbujur kaku," katanya
Baca Juga: Singgung Pernyataan Lawas Ustaz Abdul Somad, Netizen Tuding UAS Musuh Allah?
Informasi yang berhasil dihimpun SuaraBanten.id, korban merupakan buruh di PT Taiyo Sinar yang sedang mengerjakan proyek di PT Hitachi Metal. Korban sudah seminggu ini tidak masuk kerja lantaran sakit.
Kembali dikatakan Rendra, korban sudah sepekan terkahir ini tidak masuk bekerja, korban meminta izin karena sakit dan kurang enak badan.
"Udah gak masuk seminggu, izinnya sakit, korban karyawan di PT Taiyo Sinar, lagi mengerjakan proyek di PT Hitachi metal," katanya.
Ditempat yang sama, salah satu saksi Hendra Eko Putra menjelaskan, korban ditemukan di rumah kontrakannya. Sebelum meninggal dunia, korban sudah 2 hari mengalami batuk-batuk.
“Udah dua hari ini saya dengar korban batuk-batuk terus. Pukul 06.00 WIB, temanya datang ke rumah kontrakannya. Di ketok-ketok enggak dibuka-buka pintunya sama korban. Temannya bilang kalau korban gak ada. Tapi saya yakin korban ada. Untuk menyakinkan korban, akhirnya ambil tangga tuh dan langsung ngintip ke lubang angin,” kata Hendro.
Lebih lanjut, Hendro menambahkan, setelah didobrak pintu kamar, korban sudah terbujur kaku di dalam kamar kontrakannya.
Tag
Berita Terkait
-
Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat
-
Polisi Beberkan Kaitan Pencurian di Rumah Eks DPRD dengan Anak Politikus PKS
-
Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?
-
Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut
-
Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Periksa Maraton 8 Saksi
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano
-
Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini