SuaraBanten.id - Desakan warganet meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi mundur trending Twitter. Tagar 'Mundur Aja Pakde' trending Twitter, Kamis (8/7/2021).
Desakan Jokowi mundur trending Twitter, netizen bahkan berkomentar mundur lebih bermartabat daripada diturunkan paksa.
Berdasarkan penelusuran terkini.id-Jaringan Suara.com, isi tagar tersebut dipenuhi cuitan netizen yang merasa kecewa atas kepemimpinan Jokowi yang dirasa tidak bisa mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia.
Cuitan netizen yang banyak dikomentari dan disukai salah satunya Cuitan @spinyleaf.
Dalam cuitan tersebut, hal yang wajar bila Presiden dibuat capek oleh rakyatnya.
Berbeda halnya, jika presiden membuat rakyatnya susah dan menambah beban pikiran, lebih baik mundur dan kibarkan bendera putih.
"Kalo rakyat bikin capek pemimpinnya ya wajar krn kewajiban seorang pemimpin seyogyanya urus rakyat," cuit netizen tersebut.
"Tapi kalo seorang pemimpin malah nambah beban ke pikiran rakyat, nyusahin hidup rakyat ya sudah #mundurajapakde," sambungnya.
"Jangan paksain menjabat, ga guna, ayo #kibarkanbenderaputihaja," tutupnya.
Baca Juga: Duh! Sambil Joget TikTok, Pria Ini Hina Presiden Jokowi
Dalam postingan itu, netizen tersebut mengunggah postingannya sembari membagikan poster dari koran tempo yang berisi ilustrasi bertajuk 'Saatnya Jokowi Kibarkan Bendera Putih'.
Tak sedikit juga netizen lain yang mengungkap kekecewaannya melalui cuitannya.
"Emang susah dan berat kali ya? Untuk mengakui ketidakmampuan diri di depan seluruh rakyat Indonesia," cuit @djoyo_aulawi.
"Mengundurkan diri adalah jalan terbaik bahkan lebih bermartabat daripada nantinya diturunkan paksa. Iya ga coy?" cuit @thavitAmoura02.
Namun, di tengah kekisruhan desakan Jokowi untuk mundur, pemerintah tetap melaksanakan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali.
Bahkan, Jokowi melalui akun Instagramnya meminta kepada seluruh Kepala Daerah untuk terjun langsung ke lapangan memantau perkembangan dan situasi.
Tag
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara
-
Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka
-
Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda