SuaraBanten.id - Kapal KMP Wira Kencana kecelakaan dengan menabrak beton di Pelabuhan Merak banten hingga membuat tiang listrik roboh. Hal itu karena cuaca ekstrem di Laut Merak, Kota Cilegon, Banten.
Cuaca ekstrem itu membuat kapal sulit berlabuh. KMP Wira Kencana menabrak beton lintasan jalan menuju Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Senin (21/6/2021) pukul 14.30 WIB.
Saat itu KMP Wira Kencana hendak olah gerak keluar dari dermaga I Pelabuhan Merak untuk berabuh.
Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Merak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten, Harianto menceritakan bahwa angin sebelum kejadian berkecepatan sekitar 20 knot dari laut dan arus 7-10 knot. Sehingga menghempas kapal.
Berdasar berita acara, pada saat kapal olah gerak, lanjutnya l, keluar kemudi cikar kanan. Mesin kanan mundur makasimal dan mesin kiri maju maksimal, kemudian buritan terbuka lebar tali haluan tross dan spring di lepaskan dari bolder kemudian mesin kiri maju pelan sekali. Buih merah break water jarak 3 meter dari lambung kiri, mesin kiri stop kemudi cikar kiri.
Kemudian mesin kiri mundur penuh dan mesin kanan stop, kemudian mesin kanan maju pelan dan bow trushter kiri penuh, namun buritan terus bergerak ke kiri pengaruh angin dan arus.
Sehingga mengakibatkan lambung kiri merapat ke break water dan terjadi benturan yang mengakibatkan mesin kiri mati. Namun mesin kanan maju penuh kemudi cikar kanan.
“Ketika buritan sudah bebas dari buih merah break water KMP Wira Kencana kembali sandar di Dermaga I Pelabuhan Merak dengan haluan menghadap ke dermaga eksekutif,” terangnya.
Baca Juga: Inalillahi, Pencari Rumput Asal Pamarayan Ditemukan Tewas di Sungai Ciujung
Pukul 16.20 WIB, lanjutnya, KMP Wira Kencana kembali olah gerak keluar dari Dermaga I Pelabuhan merak untuk berlabuh jangkar.
Berita Terkait
-
Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut
-
Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan
-
Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil