SuaraBanten.id - Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban minta Tanjung Lesung jadi program skala prioritas nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kembali. Sebab Tanjung Lesung dihapus dari prioritas KEK.
Hal itu disampaikan Tanto, lantaran KEK Tanjung Lesung keluar dari 10 program skala prioritas nasional.
Aspirasi tersebut diungkapkan saat Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Tanjung Lesung, Jumat 4 Juni 2021.
“Dalam pertemuan ini kami telah menyampaikan aspirasi dan kendala dari berbagai pihak kepada para wakil rakyat, mudah-mudahan ada tanggapan dan langkah konkrit atas aspirasi yang disampaikan, terkait kondisi KEK Tanjung Lesung,” kata Tanto Sabtu kemarin.
Menurut Tanto, saat ini KEK Tanjung Lesung sudah keluar dari 10 besar program prioritas nasional.
Maka pihaknya berharap dari pertemuan ini ada dukungan dan motivasi dari anggota DPR RI.
“Semoga para wakil rakyat di DPR RI ini dapat mendorong KEK Tanjung Lesung supaya masuk lagi dalam program prioritas nasional. Karena ini untuk memajukan pariwisata di Pandeglang,” katanya.
Sementara, anggota Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengungkapkan, pihaknya telah mendengar aspirasi dan keluhan dari berbagai pihak termasuk dari Wakil Bupati Pandeglang, terkait pengembangan destinasi wisata Tanjung Lesung. Kata dia, hal itu tentu menjadi catatan di Komisinya.
“Destinasi wisata Tanjung Lesung memmag memiliki potensi besar dalam mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat dan pendapatan daerah, maka dari itu perlu dikembangkan, maka kami akan medorongnya supaya jadi program skala prioritas nasional,” ujarnya.
Baca Juga: Tokoh NU Kritik Arie Untung, Soal Pernyataan Pintu Surga Tertutup Bagi Warga Indonesia
Menurutnya, untuk urusan itu memang lintas Kementerian, namun pihaknya di Komisi X yang membidangi sektor pariwisata, tentu akan berupaya dalam mendorong KEK Tanjung Lesung itu kembali dijadikan skala prioritas nasional, supaya destinasi wisata Pandeglang lebih berkembang dan maju.
“Kami di Komisi X DPR RI, siap menjembatani dan menyampaikan hasil kunjungan kerja ini kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai pemangku kebijakan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
Menaker Siapkan Program Pelatihan Vokasi-Magang, Diserap ke PSN hingga Kawasan Ekonomi Khusus
-
Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Rekam Jejak 'Si Raja Licin' Agat: Mafia Timah yang Berkali-kali Lolos, Kini Kembali Diringkus
-
Menyentuh, Siswa Teluknaga Rayakan Hardiknas 2026 dengan Belajar Coding Lewat Minecraft
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Kalcer 2026: Keren Gak Harus Mahal, Budget di Bawah 500 Ribu