SuaraBanten.id - Seorang perempuan tewas tergeletak. Jasad perempuan itu tergelatak di Jalan Pelamunan Serang. Belum diketahui penyebab perempuan tersebut tewas, namun diduga korban tabrak lari.
Perempuan tewas di Jalan Serang-Cilegon ditemukan warga sekitar tergelatak di jalan. Korban perempuan diduga ODGJ atau Orang Dengan Gangguan Jiwa.
Insiden yang diduga tabrak lari itu terjadi sekira pukul 23.30 WIB. Lokasi persis kejadian tersebut terjadi yakni di Jalan Serang-Cilegon tepatnya di Kampung Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Informasi yang dihimpun SuaraBanten.id, korban diduga ODGJ itu pertama kali ditemukan oleh pengendara roda dua yang sedang melintas, dalam kondisi sudah tidak bernyawa di tengah jalan.
Baca Juga: Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Remaja Asal Gunungkidul Terancam Diamputasi
Kondisi korban bersimpuh darah, di bagian kepala. Pengendara yang mengetahui hal tersebut langsung memanggil warga yang terdekat. Sontak langsung melihat tempat kejadian perkara atau TKP.
Tidak ingin mengambil resiko akhirnya, warga melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas kepolisian Polsek Kramatwatu.
Pantauan SuaraBanten.id, warga sekitar terlihat memenuhi lokasi untuk melihat korban. Tidak hanya itu, korban yang ditutupi sebuah sepanduk juga menarik perhatian para pengendara yang melintas.
Baik kendaraan roda dua maupun roda empat sejenak berhenti untuk menanyakan peristiwa apa yang sedang terjadi. Korban diduga berjenis kelamin perempuan, dan mengeluarkan darah pada bagian kepala, sehingga darahnya berceceran.
Terlihat juga petugas Kepolisian yang mendapatkan informasi dari masyarakat langsung melihat lokasi. Beberapa petugas melakukan pengaturan lalu lintas, tidak berselang lama, tim dari evakuasi rumah sakit tiba dan melakukan evakuasi terhadap korban.
Baca Juga: Mayat Pelajar SMK Pelayaran di Tempat Sampah Diduga Korban Tabrak Lari
Salah seorang warga Mulyana mengaku dirinya tidak mengetahui secara pasti peristiwa tersebut. Namun saat mendapatkan informasi dan melihat lokasi korban sudah tidak bernyawa.
"Gak tahu mas, tapi kalau gak salah sih ini orang gila yang sering disini duduknya deket sampah situ," katanya kepada SuaraBanten.id, di lokasi.
ODGJ yang sering dilihat oleh Mulyana itu, berjenis kelamin perempuan dan sering melakukan aktifitas disekitaran jalan tersebut.
"Kalau yang disini itu biasanya orang gila, perempuan," katanya.
Dirinya menduga korban tersebut adalah tabrak lari oleh salah satu kendaraan yang tidak diketahui identitasnya.
"Kemungkinan ini tabrak lari, karena disini juga saya melihat engga ada motor atau mobil yang rusak," katanya.
Sementara petugas Kepolisian di lokasi saat diminta konfirmasi belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, lantaran belum dilakukan identifikasi penyebab tersebut, sampai menimbulkan korban.
"Kurang tahu saya baru sampai dan langsung nutupin korban, kita juga sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk evakuasi," pungkas petugas yang enggan disebutkan namanya.
Kontributor : Adi Mulyadi
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR