SuaraBanten.id - Gejala diabetes tipe 2 tak bisa diambil gampang. Kondisi ini perlu jadi waspada, terlebih jika sudah alami ini.
Kondisi medis diabetes tipe 2 bisa menyebabkan masalah kesehatan serius bila diabaikan.
Karenanya, semua orang perlu waspada gejala agar terdeteksi lebih dini dan menjalani pengobatan lebih cepat.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), punggung tangan terasa kencang dan kulit terlihat bertekstur termasuk kondisi yang perlu diwaspadai.
Jika diabetes tidak terkontrol dengan baik selama beberapa tahun dan tidak disadari, Anda akan merasa seperti ada kerikil di ujung jari.
"Kulit yang keras, tebal dan tampak bengkak bisa menyebar dan muncul di lengan bawah maupun lengan atas," kata AAD dikutip dari Express.
Kondisi kulit ini juga bisa berkembang di punggung atas, bahu, dan leher. Terkadang, kulit yang menebal juga bisa menyebar ke area wajah dan dada. Area kulit yang menebal ini disebabkan oleh sclerosis digital, yang sering kali membuat kulit bertekstur bagaikan kulit jeruk.
Sebenarnya, sclerosis digital ini bukan satu-satunya tanda peringatan gula darah tinggi. Manifestasi fisik lain dari diabetes tipe 2 adalah necrobiosis lipoidica.
"Kondisi kulit ini sering terlihat seperti benjolan padat kecil yang terlihat seperti jerawat," kata AAD.
Baca Juga: Pukul Ojol Tolak Cuci Tangan, Satpam Terancam Dua Tahun Penjara
Saat kondisi berlanjut, benjolan bisa berubah menjadi bercak kuning, kemerahan atau coklat pada kulit yang bengkak dan keras. Anda mungkin juga perlu memperhatikan beberapa kondisi ini.
Kulit di sekitarnya terlihat seperti porselen yang mengilap
Pembuluh darah lebih terlihat Kulit terasa gatal dan nyeri
Penyakit kulit melewati siklus aktif, tidak aktif dan aktif kembali.
Tanda lain dari diabetes adalah acanthosis nigricans, yaitu area kulit yang gelap seperti beludru. Kondisi ini biasanya muncul di bagian belakang leher, ketika dan area selangkangan.
Kadar gula darah yang tidak terkontrol juga bisa menyebabkan sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf seiring waktu. Hal ini bisa menyebabkan kesulitan dalam penyembuhan luka, terutama pada kaki, tempat munculnya ulkus diabetes.
Luka terbuka ini mungkin tidak terasa sakit karena kerusakan saraf yang telah terjadi. NHS memperingatkan, luka yang terinfeksi bisa berisiko menyebabakan gangren.
Bintik-bintik kering juga merupakan indikasi lain dari kadar gula darah tinggi. Bintik-bintik ini menunjukkan depresi yang tidak terlihat di kulit.
Istilah medis untuk kondisi kulit ini disebut dermopati diabetik, yang biasanya muncul di kaki. Dalam kasus yang jarang terjadi, depresi kulit mungkin muncul di lengan, paha, batang tubuh, atau area tubuh lainnya.
Berita Terkait
-
Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi Mei 2026, Minta Daerah Waspadai Kenaikan Minyak Goreng
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?
-
Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
4 Shio Perlu Waspada pada 13 April 2026, Energi Hari Ini Bisa Bawa Tantangan
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator