SuaraBanten.id - Seorang pengantin pria lompat dari lantai 7 di hari pernikahan. Pengantin pria akhiri hidup saat live Facebook pengiring pengantin sebelum pemberkatan pernikahan.
Pangantin pria bunuh diri satu jam sebelum pemberkatan pernikahan dimulai. Pengantin pria lompat dari Hotel di Pusat Kota Manado, Sulawesi Utara.
Berdasarkan rekaman live Facebook, seorang teman korban tengah mengabadikan kamar hotel tempat mereka menginap.
Di sepenjuru ruangan lagu-lagu tentang kesetiaan pun terdengar mengalun. Tampak pula seorang pengiring pengantin pria lainnya yang tengah tidur di kasur.
Durasi live Facebook itu sekitar delapan menit 38 detik dan tiba-tiba saja pada menit kedelepan lewat 25 detik, tampak seseorang berjas hitam berlari melewati sang pengiring pengantin menuju jendela ruangan.
Terkejut, awalnya sang perekam hanya memasang tampang cengo, tetapi kemudian kepanikan terjadi begitu ia menyadari bahwa yang barusan berlari dan melompat dari lantai tujuh adalah sang calon mempelai pria.
Setelah itu, terdengar dalam rekaman ada suara perempuan yang menanyakan dengan siapa di dalam ruangan.
Kemudian si perekam yang masih panik pun bergegas mengambil ponselnya dan sempat mengatakan bahwa Allen (korban) melompat sebelum rekaman live Facebook itu dihentikan.
Dilansir terkini.id-Jaringan Suara.com, Minggu (30/5/2021) korban pria berinisial GFS alias Allen yang memakai baju pengantin, melompat dari lantai tujuh sebuah hotel berbintang yang ada di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (28/5/2021) siang.
Baca Juga: Raffi Ahmad Minta Tanding Lawan Persis Solo, Kaesang: Kita Tanding Tapi Harus Kalah Ya?
Pria malang itu terjatuh di dekat kolam renang hotel dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Siloam yang tidak jauh dari lokasi kejadian, tetapi sayangnya korban sudah meninggal dunia.
Untuk diketahui, GFS alias Allen adalah calon pengantin yang akan melakukan pernikahan pada Jumat dan dijadwalkan mengikuti pemberkatan nikah di Gereja Sentrum pada pukul 14.00 WITA.
Berita Terkait
-
Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah
-
Buka Musrenbang Provinsi Sulut, Mendagri Ajak Pemda Tangkap Program Prioritas Nasional
-
Gempa 7,6 SR Guncang Sulawesi Utara - Maluku Utara, Legislator Imbau Agar Warga Waspada
-
Gempa Bitung 7,6 Magnitudo, Rumah hingga Kantor Pemerintah Rusak
-
Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Oknum ASN Satpol PP Cilegon Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Polisi Sita 78 Paket Siap Edar
-
Pecat Ketua RW Sepihak, Kepala Desa Curug Wetan Dilaporkan ke Ombudsman
-
Layanan Pajak Pindah ke Kelurahan? UPT Pajak Cilegon Segera Dibubarkan demi Hemat Biaya
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri
-
Viral Video Pengakuan Pelajar Magang Dilecehkan di Greenotel Cilegon, Polisi Mulai Periksa Terlapor