SuaraBanten.id - Karyawan Indomaret pasrah buruh boikot Indomaret. Menurut mereka, aksi boikot Indomaret itu dinilai serius.
Hanya terpantau di Indomaret Jatiuwung, Kota Tangerang misalnya, Indomaret tetap beroperasi normal seperti biasa.
Bahkan, tak ada spanduk apa pun yang menandakan aksi solidaritas menuntut Anwar Bessy dibebaskan dari tuntutan hukum.
Sejumlah karyawan di Indomaret Jatiuwung pun tampak beraktivitas seperti biasa, membuka toko dan melayani sejumlah pembeli.
Salah satu karyawan, Delvis mengatakan tokonya hingga saat ini beroperasi normal.
"Di sini aman. Beritanya sih dari beberapa hari lalu, tapi sampai saat ini masih aman," katanya sambil melayani pembeli.
Hingga saat ini belum ada pemberitahuan terkait aksi boikot tersebut. Jika benar terjadi ada boikot Indomaret, Delvis mengaku pasrah.
"Ya nggak tau mau gimana lagi, pasrah. Tapi kayaknya (recana boikot) serius. Soalnya ada di media-media nasional," ungkapnya.
Indomaret di kawasan pemukiman buruh Tangerang di Jatiuwung tetap ramai pembeli di tengah aksi boikot Indomaret yang dilakukan buruh KSPI. Indomaret diboikot, Kamis (27/5/2021) hari ini.
Baca Juga: Diboikot, Indomaret Jatiuwung Ramai Pembeli Padahal Ada di Pemukiman Buruh Tangerang
Di Jatiuwung, Kota Tangerang aksi boikot belum terjadi. Boikot tersebut, buntut dari salah satu karyawan Indomaret Anwar Bessy yang menuntut pembayaran THR 2020 dari perusahaan.
Meski rencana boikot Indomaret itu sudah digaungkan organisasi buruh jauh hari, tetapi sepertinya belum terlaksana.
Dikutip dari Suara.com, aksi boikot Indomaret 27 Mei 2021 itu digaungkan oleh Presiden KSPI Said Iqbal. Aksi tersebut sebagai dukungan keputusan Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI) untuk melalukan kampanye boikot Indomaret.
Berita Terkait
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Saham Indomaret dan Alfamart Ambrol Usai Menteri Mau Stop Ekspansi Demi Kopdes
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi
-
Tragedi Jalan Berlubang di Pandeglang, Kasus Tukang Ojek yang Penumpangnya Tewas Dihentikan