Taman Potret Tangerang yang terletak di Jalan Sudirman, bersebelahan dengan Tangerang City Mall, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Kebersihan pada taman ini masih sangat terjaga dengan baik keasriannya. Terlebih pepohonan mulai besar dan rimbun dahannya. Taman yang diresmikan sejak Agustus 2015 ini, pada awalnya ingin dinamai dengan ‘Taman Selfie’.
Wisata Taman Potret di Babakan Tangerang ini kebersihannya masih sangat terjaga dengan baik keasriannya. Terlebih pepohonan mulai besar dan rimbun dahannya.
Taman yang diresmikan sejak Agustus 2015 ini, pada awalnya ingin dinamai dengan ‘Taman Selfie.
Taman yang menjadi salah satu icon Tangerang kini tengah di lengkapi fasilitas free wifi hotspot. Kenyamanan dari Taman Potret telah diakui masyarakat yang sedang duduk-duduk di sana. Selain kebersihan, pengamanan juga diberikan oleh petugas Linmas yang sering berpatroli di sekitar Tangcity Mal.
Jika menyusuri sekitar Taman Potret, banyak sekali hiasan tempat untuk mengabadikan moment dalam bentuk foto atau ber-selfie ria. Terdapat tulisan besar ‘I Love TNG’ menjadi salah satu pilihan pajangan beberapa orang untuk berfoto di Taman Potret ini.
Berawal dari menanam anggur menggunakan polibag yang dilakulan melalui swadaya, kini warga Neglasari memiliki kampung tematik bernama Kampung Anggur Sari di tanah seluas tujuh ribu meter.
Kampung Anggur Sari merupakan tindak lanjut dari program pemerintah terkait kampung tematik berbasis Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kini, warga setempat pun telah terbiasa bercocok tanam di pekarangan rumah dengan memanfaatkan lorong-lorong kampung sebagai lahan untuk bercocok tanam.
Selain anggur, warga juga menanam 27 jenis sayuran dan buah, seperti pisang, cabai, labu dan terong. Bahkan, mulai melakukan inovasi dengan mengajak warga menanam padi dalam ember.
Baca Juga: Pariwisata Pasca-Pandemi, Kota Solo Kembangkan Wisata Olahraga
Sebutan Berendeng diambil dari lokasinya sebagai penghubung kedua wilayah. Yaitu wilayah Benteng Makasar di kecamatan Tangerang dengan wilayah Gerendeng di kecamatan Karawaci. Karena itulah jembatan ini juga pantas disebut sebagai jembatan yang menyatukan.
Yang bikin kekinian banget dari jembatan ini, yaitu flying deck yang terbuat dari kaca sehingga menyerupai karpet transparan yang memperlihatkan langsung sungai Cisadane.
Beranda terbang ini memang sengaja dibuat biar wisatawan bisa berselfie ria dengan bagus. Karena salah satu alasan utama dibangunnya jembatan ini memang diperuntukkan supaya bisa dinikmati oara wisatawan. Setiap tanggal merah dan Sabtu sore hingga Minggu sore jembatan ini akan dikhususkan untuk car free day sekaligus lokasi rekreasi.
Pemerintah Kota Tangerang terus memaksimalkan keberadaan Sungai Cisadane sebagai sarana obyek wisata. Bila selama ini sepanjang sungai di Jalan Benteng Jaya maupun Jalan Berhias, Gerendeng telah dibangun jogging track lengkap dengan sarana bermain anak, maka di Jalan Kali Pasir, kini terlihat lebih cantik dengan dibangunnya flying deck.
Tag
Berita Terkait
-
TOURISE Awards 2027 Buka Nominasi untuk Destinasi Wisata Terbaik Dunia
-
Sejumlah Destinasi Wisata Flores Ditutup Sementara Pascagempa M7,7
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
-
Warisan 1.300 Tahun di Tibet, Barkhor dan Potala Jadi Magnet Wisata Lhasa
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel