SuaraBanten.id - Kecam penyerangan Israel ke Palestina HMI Serang gelar aksi teatrikal. Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi atau HMI MPO Cabang Serang turun ke jalan sebagai aksi solideritas untuk Palestina.
Kecam kesadisan Israel, HMI aksi teatrikal dari depan UIN SMH Banten ke Alun-alun Serang sambil menggalang dana untuk Palestina.
Tampak empat orang anggota HMI yang memerankan teatrikal. Dua orang memakai baju putih dengan noda merah yang menggambarkan darah warga Palestina. Sementara dua lainnya yang memerankan Israel ditempel bendera Israel dibagian perutnya.
Dua orang yang memerankan sebagai warga Israel yang menindas Palestina menarik tali yang terikat di tangan pemeran Palestina serta menendang dan memukulnya.
Baca Juga: Heran Isu Israel-Palestina 'Digoreng', Ustaz Hilmi Beri Sindiran Menohok
Sepanjang jalan, orang Palestina itu meminta tolong saat ditendang dan ditarik menggunakan tali. Beberapa warga yang melihat pun memberikan dukungan kepada pemeran Palestina, bahkan ada yang ikut memukul pemeran Israel.
Sembari melakukan aksi teatrikal, HMI MPO Cabang Serang pun mengumpulkan donasi bantuan untuk warga Palestina. Hingga di Alun-alun. Dan terkumpul sebanyak Rp712.200 donasi untuk Palestina.
Koordinator aksi, Walinegara, mengatakan bahwa pihaknya mengecam penyerangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina. Ia menegaskan, penyerangan yang dilakukan oleh Israel merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.
“Apapun alasan yang disampaikan oleh Israel, penyerangan terhadap Palestina sangat tidak bisa diterima oleh kemanusiaan,” ucapnya di sela-sela aksi teatrikal, Senin (17/5/2021).
Ia mengatakan, pihaknya juga mempertanyakan sikap dari para pemimpin negara Islam dan negara dengan mayoritas penduduk Muslim, yang sampai saat ini tidak ada tindakan konkret untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
Baca Juga: Denny Siregar Sebut Polisi Lembek, Bedakan Kapan Mesti Tegas dan Humanis
“Sejauh ini yang ada hanyalah pernyataan semata. Namun belum ada tindakan nyata dari para pemimpin negara Islam dan negara yang mayoritas beragama Islam seperti Indonesia ini,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial
-
Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata
-
Pihak Academy Minta Maaf atas Respons Serangan Israel terhadap Hamdan Ballal
-
Gaza Bergejolak: Warga Berani Protes Hamas di Tengah Gempuran Israel
-
Titik Terang? Israel Tawarkan Gencatan Senjata, Tapi Ada Syarat Mengejutkan soal Sandera
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR