SuaraBanten.id - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie usir pengunjung Taman Kota 2 Serpong karena membludak dan menciptakan kerumunan massa.
Destinasi wisata di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih cukup diminati bagi sebagian masyarakat, sepeti halnya Taman Kota 2 yang terletak di Jalan Letnan Sutopo, Ciater, Kecamatan Serpong.
Meski tidak menyajikan pemandangan indah layaknya puncak Bogor, Taman Kota 2 selalu ramai dikunjungi masyarakat.
Hanya untuk menikmati udara segar dan pemandangan sungai, serta berswafoto, tempat tersebut cukup menarik untuk dikunjungi.
Namun begitu, sejak masa pandemi covid-19 ini, Pemerintah resmi menutup sementara destinasi wisata di Tangsel termasuk Taman Kota 2. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi penularan covid.
Hal tak terduga justru terjadi pasca lebaran ini. Pengunjung yang datang ke Taman Kota 2 membludak.
Salah satu pengunjung, Suci Irawati mengungkapkan, dirinya lebih memilih destinasi wisata di Tangsel meski dia berdomisili di Bogor.
“Karena kemarin kan kita liat di berita-berita katanya diputar balik, jadi ya takutnya udah jauh-jauh mau wisata malah ga jadi. Makannya saya ikut teman saya yang dari sini wisata ke Taman Kota 2 ini,” ujar Suci kepada BantenNews.co.id, Minggu (16/5/20201) kemarin.
Sementara dari pihak pemerintah, melihat kejadian itu, Walikota Tangsel Benyamin Davnie langsung turun ke lapangan untuk segera menutup Taman Kota 2.
Baca Juga: Lezatnya Dodol Cilenggang, Sajian Makanan Khas Betawi Saat Lebaran
“Maaf ya Bapak, Ibu, Anak-anakku, yang tadi sore sedang bermain di Taman Kota 2, lalu kami bubarkan bersama Bapak Kapolres Tangsel,” terang Benyamin.
Kata Ben, langkah (pembubaran) yang diambilnya itu bukan maksud mengganggu liburan, melainkan lebih karena kerumunan sudah overload di masa pandemi ini dan taman tersebut pun masih ditutup.
“Kami juga harus mengikuti Instruksi Gubernur No. 556/901-DISPAR/2021 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel