SuaraBanten.id - Nyuci di kali irigasi Lebakwangi Serang ibu-ibu temukan mayat Mr. X mengapung.
Jasad pria belum diketahui identitasnya itu mengenakan baju koko hitam dengan kaos dalam warna merah serta berkain sarung.
Mayat pria tak beridentitas ini ditemukan oleh ibu rumah tangga yang akan mencuci pakaian di sungai irigasi sekitar pukul 06.30 WIB.
Kadenah (50) dan Mastunah (30), yang pertama kali melihat mayat saat kakinya menginjak anak tangga di sungai irigasi. Saat ditemukan posisi mayat telentang terbawa arus sungai.
Begitu melihat pemandangan yang belum pernah dialami sebelumnya, kedua ibu rumah tangga ini kontan menjauh dari sungai sambil berteriak memberitahu warga.
Mendengar teriakan itu, warga beramai-ramai keluar rumah dan mendatangi lokasi temu mayat. Agar mayat tidak terbawa arus, masyarakat mencoba menarik jasad korban dengan menggunakan bambu.
Setelah berhasil menarik tubuh mayat warga selanjutnya melaporkan ke aparat desa setempat. Oleh aparat desa, peristiwa temu mayat segera dilaporkan ke mapolsek setempat. Petugas Polres Serang yang tiba di lokasi segera melakukan identifikasi dan mengevakuasi ke RSUD dr Drajat Prawiranegara.
Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan tubuh korban dipastikan terbawa arus dari tempat lain di hulu karena saat ditemukan tidak ada satupun warga yang datang mengenali atau kehilangan anggota keluarganya.
Kapolres juga memastikan dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, Kapolres mengatakan pihak belum mengetahui penyebab kematian korban karena harus menunggu keterangan tim dokter.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari hasil identifikasi, jasad korban diperkirakan berusia antara 30 hingga 40 tahunan. Jika ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, bisa datang ke mapolsek terdekat atau langsung ke RSUD Serang,” kata Kapolres.
Baca Juga: Minta Tempat Wisata Tetap Dibuka, Ratusan Warga Cikoromoy Pandelang Demo
Berita Terkait
-
8 Wartawan Dikeroyok saat Meliput Sidak, DPR: Pelaku Harus Diproses Hukum
-
KLH Segel Pabrik Pengolahan Limbah di Kabupaten Serang
-
Bawaslu RI Periksa 12 Orang Terkait Dugaan Politik Uang di PSU Pilkada Serang
-
Kecewa dengan Putusan MK, PAN Serang Siap Menangkan Ratu-Najib Lagi saat PSU Pilkada
-
Tragis! Siska Bocah 10 Tahun Derita Kanker Ganas Pasca Vaksinasi di Sekolah, Keluarga Minta Bantuan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel