SuaraBanten.id - Libur lebaran Idul Fitri 1442 H, biasanya dimanfaatkan warga untuk berkunjung ke tempat wisata. Tak ayal tingkat kunjungan di tempat wisata selama libur lebaran Idul Fitri tinggi.
Membludaknya pengunjung di tempat wisata saat libur lebaran Idul Fitri biasanya dimanfaatkan para pedagang di sekitar tempat wisata untuk menaikkan harga dagangan.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak meminta agar para penjual makanan di tempat-tempat wisata untuk tidak memasang tarif tinggi. Mereka juga diimbau agar tidak ‘Aji mumpung’.
Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan lantaran Pemerintah Kabupaten Lebak mengizinkan tempat wisata di Lebak beroperasi. Meskipun dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
“Ini kami pantau harganya. Minimal, mereka (Penjual) harus punya daftar menu dan harga,”kata Kabid Destinasi Wisata Disbudpar Lebak, Luli Agustina, Jumat (14/5/2021) dilansir dari BantenHits.com--media jaringan Suara.com.
Jika ada makanan yang dijual dengan harga tinggi, sambung Luli, Disbudpar akan langsung mengingatkan pedagang agar tidak menjual dengan harga seenaknya.
“Kami kasih pembinaan dan kepada pengelola destinasi untuk dipantau terus terkait dengan harga makanan agar disesuaikan,” katanya.
Disbudpar juga, kata Luli, akan melakukan monitoring ke tempat-tempat wisata selama libur Lebaran. Tujuaannnya, untuk meninjau penerapan prokes, personel yang terlibat di setiap destinasi hingga mengawasi harga makanan yang dijual di lokasi wisata.
“Mulai besok kami mulai melakukan monev (Monitoring dan evaluasi) ke tempat-tempat wisata,” katanya.
Baca Juga: Dihadiri Calon Mantu, Intip 4 Momen Lebaran Mulan Jameela dan Ahmad Dhani
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda
-
Jaksa Agung Lantik Puluhan Kajati dan Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkap Posisi Barunya