SuaraBanten.id - Pemotor terobos pos penyekatan di beberapa daerah lain. Karenanya, akses Pelabuhan Merak dijaga brimob. Diperkuat penjagaan brimob, akses Pelabuhan Merak diharapkan tidak bisa ditembus pemudik.
Penjagaan Brimob antisipasi pemudik bandel. Penambahan pesronel brimob perkuat penjagaan.
Pasca adanya beberapa daerah yang pos penyekatannya berhasil diterobos motor pemudik. Polres Cilegon menambah jumlah personel yang berjaga di 7 pos penyekatan. Tujuannya untuk mengantisipasi para pemudik yang membandel.
Diketahui, di beberapa daerah pos penyekatan berhasil dijebol oleh para pemotor yang hendak mudik. Peristiwa itu pun menjadi pelajaran untuk korps Bhayangkara di bawah komando AKBP Sigit Haryono.
“Kami menambah personel kemudian BKO dari Brimob Polda Banten, agar kejadian seperti sebelumnya tidak terulang,”kata Sigit saat dikonfirmasi di Pelabuhan Merak.
Sigit mengaku akan mengerahkan tim Satuan Tugas (Satgas) Preemtif dan Preventif, untuk melakukan patroli di titik-titik lokasi yang akan dimanfaatkan pemudik bermotor untuk berkumpul.
“Kami tetap melakukan antisipasi, polanya nanti di sepanjang jalan mulai dari Gerem, Cikuasa Atas menuju Pelabuhan Merak itu di tempat-tempt yang kira-kira bisa membuat kerumunan orang naik motor akan kita patroli dan kita bubarkan terus sehingga dapat mencegah berkumpulnya lebih banyak setelah itu kami alirkan,”bebernya.
“Kemudian kita data siapa yang banyak menggunakan kendaraan roda dua, kemudian jam berapa mereka lewat di jalur setelah itu kita akan analisa. Karena di wilayah kita banyak pekerja yang berasal dari Lampung dan sekitarnya,” tambahnya
Baca Juga: Polisi Bongkar Modus Pemudik Ngumpet di Pikap Ditutup Terpal
Tag
Berita Terkait
-
Link CCTV dan Kapal Pelabuhan Merak untuk Pantau Arus Mudik Nataru 2025 Real-Time
-
Arus Mudik Nataru, Truk Logistik Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan
-
Merak Macet, Menhub: Itu Gara-gara Gelombang Tinggi, Harap Dipahami
-
Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?
-
Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang