SuaraBanten.id - Dosen dan pakar komunikasi, Ade Armando beranggapan Habib Rizieq Shihab jatuh dari sosok Imam Besar yang dielu-euhkan menjadi pesakitan yang tak berdaya.
Pernyataan Ade Armando diunggkapkan dan diunggah melalui video berjudul 'Menyaksikan Rizieq Depresi dan Mengamuk di Pengadilan' yang diunggah Cokro TV pada Senin (26/4/2021).
Pada tayangan awal video, Ade Armando mempertontonkan Habib Rizieq Shihab sedang naik pitam saat berdebat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat persidangan.
"Kalau Anda pencinta Rizieq, nampak ada kabar buruk tentangnya. Saya duga dia saat ini depresi," kata Ade Armando mengawali.
"Dan rasa frustrasinya ia tumpahkan dengan mengamuk-ngamuk di Pengadilan Jakarta Timur. Ia bahkan berdiri dari kursi untuk menuding-nuding Jaksa," sambungnya.
Ade Armando melanjutkan bahwa mungkin saja kini sudah tak banyak orang yang mengikuti perkembangan sidang Rizieq. Menurutnya, sosok Rizieq sudah mulai luput dari pemberitaan media.
Kendati demikian, kata Ade Armando, penting untuk mengetahui apa yang terjadi di pengadilan.
"Rizieq sedang mengalami terjun bebas dari seseorang yang dieluh-eluhkan, dianggap sebagai Imam Besar umat Islam kini menjadi pesakitan yang tak berdaya," ujarnya.
Apalagi, lanjut Ade Armando, Front Pembela Islam (FPI) yang selama ini selalu mengawal Rizieq kini semakin menciut san tersudut.
Baca Juga: Curhat di Sidang Rizieq, Saksi Sukana Ketakutan saat Nikahkan Najwa Shihab
Ia menyinggung bagaimaan FPI kini telah dibubarkan, aliran dananya disumbat, dan rencana aksi terornya gagal.
"Rizieq mungkin sadar dia tinggal menghitung hari. Karena itulah dia meracau," katanya.
Ade Armando mengaku bahwa awalnya ia mengira Habib Rizieq Shihab akan menjadikan pengadilan sebagai panggung pertunjukan. Di mana ia akan tampil sebagai ulama yang berjuang dengan penuh wibawa dan keberanian di hadapan kezaliman.
"Tapi yang terjadi jauh dari bayangan itu. Yang terlihat adalah gaya seorang drunken master, pendekar mabuk yang memperagakan gaya tak karuan," tandasnya.
Sebagai catatan, Rizieq yang merupakan pentolan eks FPI kini menjalani persidangan atas tiga kasus sekaligus, yakni kerumunan di Petamburan, kerumuman di Megamendung, dan pemalsuaan tes usap RS Ummi Bogor.
Berita Terkait
-
JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak
-
Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Serang: Pelaku Divonis Seumur Hidup
-
Awas! Galon 'Ganula' Usia 11 Tahun Masih Beredar, 92 Juta Warga RI Terancam Bahaya BPA
-
Minat Ternak Rendah, Stok Sapi Lokal Banten Hanya Mampu Penuhi 19 Persen Kebutuhan Kurban
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Hakim Ganjar Pembunuh Sopir Taksi Online Penjara Seumur Hidup