SuaraBanten.id - Pria berpeci remas bokong wanita lagi sholat pas sujud. Diduga kejadian itu disebut masjid atau musala. Sebab si wanita bermuka itu lagi salat jamaah. Mereka mengenakan mukena putih.
Aksi remas pantat wanita itu adalah pelecehan seksual. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria tua bersarung dan berpeci berada di belakang jamaah perempuan yang sedang melaksanakan sholat tarawih. Pria berpeci itu lakukan pelecehan mulanya stand by di belakang salah seorang jamaah.
Ketika korban perempuan melakukan gerakan sujud, si pria tua itu langsung melakukan perbuatan bejat nan biadabnya, yaitu memegang bokong si perempuan.
Sepintas terlihat, si pelaku pelecehan itu melihat ke arah kamera yang merekamnya dengan gestur dan ekspresi senang.
Di balik layar rekaman, terdengar suara seorang yang lainnya tertawa-tawa melihat aksi pelecehan tersebut.
Video tersebut beredar di jagat media sosial, dan salah satu yang ikut mengunggah ulang adalah akun Twitter @tubirfess. Akun itu menyebut tindakan pelecehan seksual tersebut sebagai tindakan yang tidak waras.
Selain pelaku pelecehan, si perekam video yang tertawa-tawa juga disebut tidak waras karena malah tertawa gembira melihat aksi biadab tersebut.
“Sexual harassment 2beer! sinting gila ga waras. yg ngerekam juga sama2 stress. bisa2nya,” kata akun tersebut, dikutip Rabu, 21 April 2021.
Video pelecehan seksual saat sedang salat itu pun langsung menuai kecaman dari warganet. Banyak dari mereka yang menilai aksi pelecehan itu sebagai tindakan yang keji dan menjijikan.
Baca Juga: Niat Sholat Idul Fitri: Bacaan Latin dan Artinya
"Astagfirullah ini manusia lebih biadab dari setan, jijik banget. semoga dari video ini pelakunya di tindak lanjutin, bodo amat lah dikata lebay. habisnya gawaras orang lagi sholat loh,” kata salah satu akun.
“Wanita Ada yang diem di rumah tempat teraman tapi eh dilecehkan sama salah satu member keluarga, Diluar dicatcalling setiap pengkolan, Sekarang di masjid, lagi ibadah sama Allah dilecehkan pula, Ya Allah, emg udah gak ada tempat yang aman lagi kah bagi wanita?” komentar warganet lain.
“Tolong diusut please tolong tangkap. Ya Allah, memang otak setan dia itu.. di tempat ibadah bahkan berani melakukan hal semacam itu? Naudzubillahi min dzalik,” cuit yang lainnya.
“Kalo masih ada yang bilang baju nya mengundang aurat terus nyalahin pihak perempuan, asli stres bgt t*i. bisa2nya ngelecehin perempuan pas lagi ibadah. lagi ibadah lho ini, ibaratnya lagi berhadapan sama Tuhan. apa gak malu? setan emang,” tulis seorang warganet.
Berita Terkait
-
After the Hunt: Dialog Filosofis tentang Moralitas dan Dinamika Generasi
-
Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal
-
Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial