SuaraBanten.id - Sekitar 100 ribu warga Kota Tangerang telah disuntik Vaksin Covid-19. Sebanyak 38 ribu di antaranya merupakan orang lanjut usia (lansia) dengan usia tertua 102 tahun.
Dari seluruh warga yang sudah divaksin tersebut, menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Tangerang dr. Liza Puspadewi, sangat sedikit yang melaporkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Termasuk kepada warga yang telah berusia 102 tahun tersebut.
"Di Indonesia pun belum ada KIPI yang berat," kata Liza melalui keterangan tertulis yang diterima suara.com, Sabtu (17/4/2021).
Untuk vaksinasi terhadap lansia, Pemkot Tangerang memberlakukan layanan khusus. Di antara vaksinasi dilakukan dekat dengan domisili lansia agar meminimalisasi kendala akses, kata Liza.
"Vaksin itu sebagai upaya pemerintah, dan saat ini disepakati oleh dunia untuk mengendalikan Covid-19," imbuhnya.
Sementara itu, praktisi kesehatan dr. Al Ghufron menambahkan, vaksinasi merupakan upaya yang dilakukan pemerintah agar pandemi segera berakhir dan ekonomi bisa kembali pulih.
Targetnya 70-80 persen masyarakat sudah memiliki antibodi sehingga tercipta herd immunity atau kekebalan imunitas. Sehingga, kalaupun ada yang terinfeksi bisa mengurangi risiko gejala yang berat atau kematian.
"Jika diperhatikan, setelah ada vaksinasi massal, berita soal kematian tenaga medis berkurang banyak. Vaksinasi berjalan, kita sudah bisa merasakan dampak baiknya," kata dr. Al Gufron.
Terkait KIPI, ia menjelaskan bahwa ada gejala yang ringan, sedang, dan berat. Ringan biasanya berupa pegal dan nyeri. Sementara gejala sedang seperti demam layaknya anak-anak usai imunisasi. Sedangkan gejala berat umumnya disebabkan alergi bawaan terhadap bahan yang ada di vaksin.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Tangerang Selatan Sabtu 17 April 2021
"Hingga saat ini belum ada laporan hingga terjadi KIPI berat," katanya.
Berita Terkait
-
Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026
-
Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar
-
Bukan Sekadar Konten: Mengapa Polisi Harus "Sungkem" ke Lansia demi Keamanan Negara?
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Trafik Media Turun hingga 70 Persen Akibat AI, Ini Kata Akademisi Monash University
-
TPA Jatiwaringin Membara, Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang Hanguskan 2 Hektare Lahan Sampah
-
Lautaran Api di TPA Jatiwaringin Tangerang, 6 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi
-
60 Purna PMI di Cirebon Mendapat Pelatihan Kewirausahaan dari BRI Peduli
-
Banten Media Hub 2026, Suwarjono Dorong Media Lokal Punya Unit Usaha