SuaraBanten.id - Seleksi pemain Rans Cilegon FC yang sebelumnya bernama Cilegon United FC mulai berlangsung. Banyak pemain yang sebelumnya merumput bersama Cilegon United FC di tak lolos seleksi sehingga mengakibatkan mereka di depak dari club bola yang dikelola Raffi Ahmad itu.
Salah satu peserta seleksi, Yoga Triseptian Herlambang mengatakan, dari puluhan peserta yang mengikuti seleksi ada juga para pemain Cilegon United FC dulu dan tidak lolos seleksi, namun dirinya tidak mengetahui secara pasti berapa jumlahnya.
“Ada juga mas, mantan pemain CU dulu yang tidak lolos dalam seleksi ini, saya kurang tau jumlahnya berapa, namun yang jelas ada, karena memang ini ketat banget seleksinya,” ujar mantan pemain Frans United Malaysia itu, Selasa (6/4/2021).
Yoga mengungkapkan, peserta yang ikut dalam seleksi tersebut semuanya berjumlah 70 peserta. Sementara, untuk kiper ada sebanyak 10 peserta.
“Seleksinya itu dimulai pada hari Minggu (4/4/2021) kemarin. Terus dilanjutkan lagi hari Selasa ini, saat hari Minggu kurang lebih ada 7 kiper yang di seleksi, dan diambil 3 orang, lalu hari ini datang lagi sebanyak 3 kiper total 6 kiper diambil 2 kiper salah satunya saya,” ujar pria yang juga anggota Polri itu.
Penjaga gawang yang beralamat di Pegantungan Baru, Kecamatan Jombang itu mengungkapkan, selain dirinya ada juga rekannya yang juga putra Cilegon lolos seleksi.
“Ada juga mas, yang asli orang Cilegon selain saya, dan bahkan dia juga pernah memakai seragam CUCF dulunya,” tandasnya.
Sementara, Dewan Pengawas RANS Cilegon FC Yudhi Aprianto saat dihubungi SuaraBanten.id nomornya dalam keadaan tidak aktif.
Kontributor : Adi Mulyadi
Baca Juga: Sultan Andara Raffi Ahmad Beli Cilegon United, Begini Kronologi Lengkapnya
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Apresiasi Rekrutmen IPDN, Cerminan Kesetaraan Kesempatan Bagi Putra-Putri Bangsa
-
Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?
-
IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Respons Raffi dan Nagita Soal Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang
-
Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
8 Kesalahan Pengelolaan IT yang Sering Diabaikan Perusahaan
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan