SuaraBanten.id - Dua perumahan di Kecamatan Kramatwatu terendam banjir, Sabtu (3/4/2021).
Banjir tersebut terjadi pasca hujan deras yang mengguyur Kabupaten Serang Khususnya di Kecamatan Kramatwatu dari Jumat (2/4/2021) malam hingga Sabtu (3/4/2021) pagi.
Banjir terjadi di Perumahan Mata Raya di Jalan Raya Cilegon-Serang dan Perumahan Puri Cilegon Jalan Tasikardi.
Selain di dua perumahan tersebut, banjir juga terjadi di kampung Sidungkul, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu.
Akibat guyuran hujan deras tersebut ratusan rumah di dua perumahan itu dan Kampung Sidungkul yang termasuk Kecamatan Kramatwatu terendam banjir hingga sekira 50 cm.
Banjir yang terjadi di tiga lokasi tersebut disebabkan Kali Besar yang berada di sekitar lokasi meluap lantaran curah hujan tinggi.
“Benar telah terjadi banjir akibat hujan dari Jumat (2/4/2021) malam sekitar pukul 20.00. Karena hujan yang terjadi akhirnya menyebabkan air kali besar meluap,” ujar Operator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Sabtu (3/4/2021).
Banjir setinggi 10-30 cm merendam rumah milik 117 Kepala Keluarga (KK) di Perumahan Mata Raya dan air dengan tinggi 20-30 cm merendam rumah 8 KK Kampung Cidungkul, Desa Serdang, Kabupaten Serang.
Sementara itu, air setinggi 30-50 cm masih menggenangi rumah milik 40 KK yang berada di Komplek Perumahan Puri Cilegon.
Baca Juga: Ratusan Rumah Kebanjiran di Taman Sari karena Sungai Madaksa Meluap
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir yang melanda 2 perumahan dan 1 kampung di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang itu dan semua warga masih menempati rumahnya masing-masing.
Berita Terkait
-
Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh
-
PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar
-
Purbaya Jamin Dana Otsus Papua dan Wilayah Terdampak Bencana Aman Tanpa Ganggu Fiskal
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya