SuaraBanten.id - Dua orang pengedar sabu berinisial AN (58) dan SH (44) berhasil diringkus BNN Provinsi Banten. Dari tangan kedua pelaku petugas berhasil mengamankan Sabu dengan berat sekira 3,5 kilogram barang haram tersebut.
Dalam aksinya tersangka AN membungkus sabu dengan plastik permen untuk mengelabuhi petugas. Sementara SH menyimpan sabu di dalam tasnya.
Penangkapan dua tersangka pengedar sabu dilakukan pada hari dan tempat yang berbeda. Petugas menangkap SH yang menumpang Bus Damri 12 Maret di area pool terminal 2 Bandar Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.
Sementara AN yang sedang makan di rumah makan Padang di Jalan Raya Pelabuhan Merak, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Pulo Merak 18 Maret lalu.
Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung mengatakan, petugas menangkap AN karena membawa sabu seberat 489, 2 gram dan SH yang membawa sabu seberat 3.048,3 gram
“Para pelaku merupakan kurir. AN modusnya membungkus sabu dengan plastik permen. Sementara SH membungkus sabu dan disembunyikan dalam sebuah tas gendong yang dibawanya,” katanya usai ekspose.
Hendri menjelaskan AN akan mebawa barang tersebut dari Aceh ke Jakarta. Sementara SH membawa barang dari Medan menuju Surabaya, Jawa Timur.
“Untuk proses selanjutnya, saat ini pelaku sedang kami dalami. Akibat perbuatannya para pelaku kena pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1)UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024
-
Terbongkar dari Nyanyian Penjual Pecel Lele: Kronologi Sopir MBG Ditangkap saat Nyambi Kurir Sabu
-
Bukannya Antar Makanan, Sopir MBG di Tajurhalang Malah Nyambi Jadi Kurir Sabu!
-
Festival Raksha Loka, Buktikan Solusi Komunitas Sebagai Kunci Hadapi Krisis Iklim Global
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
TV Changhong 32 Inch Garansi Resmi Menjadi Pilihan Terbaik
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan