SuaraBanten.id - Penemuan granat manggis menghebohkan warga di Asrama Singgasan 3 Jalan Gaharu, Lingkungan XII, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, Rabu (24/3/2021) siang.
Penemuan granat manggis awalnya diketahui sejumlah bocah di Asrama Singgasana 3 yang tengah mencari kelereng di dalam parit.
Bukannya menemukan kelereng, seorang anak bernama Raka Alfarizi menemukan benda yang disangka bola kasti. Namun, setelah dicek benda yang mirip bola kasti itu ternyata granat manggis.
Tak ayal, penemuan itu pun langsung dilaporkan anak-anak yang mendapati granat manggis itu kepada warga sekitar. Selanjutnya, warga melaporkan penemuan granat manggis itu ke Polsek Medan Timur.
"Awal mulanya ada seorang anak laki-laki bernama Raka dia mencari kelereng di dalam parit. Cuma pas lagi nyari, dapat orang ini granat tersebut, gitu juga kelerengnya," ucap Sri Mainarti Kepala Lingkungan (Kepling) Lingkungan 12, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, Rabu (24/3/2021)
Diketahui penemuan granat ini pada pukul 13.30. WIB, Selasa (23/3/2021).
"Anak-anak ini gak tau itu apa. Di kira kelereng besar. Cuma itulah ada bapak-bapak yang ambil, di bilangnya ini granat," ujar
Mendengar hal tersebut, alhasil granat tersebut di letakkan di sudut salahsatu rumah. Dan saat ini sudah di pasangi garis polisi sekeliling peletakan granat tersebut.
"Setelah itu kita telfon lah polisi. Datang juga pak koramil," Sri Mainarti Kepling Lingkungan 12, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur.
Personel Polsek Medan Timur yang menerima laporan penemuan granat itu langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan lokasi.
Baca Juga: Bocah di Medan Temukan Granat Manggis saat Cari Kelereng
"Sudah kita pasang garis polisi. Kita tengah menunggu Tim Gegana Brimob Polda Sumut untuk mengecek kondisi granat manggis tersebut," kata Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin kepada wartawan.
Pantauan wartawan di lokasi terlihat sejumlah warga mengeremuni sebuah rumah berpagar hitam. Granat manggis dengan kondisi berkarat ini ditemukan di pojok halaman rumah.
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Tragis di Wonosobo, Bocah Tertabrak Truk Saat Cari Ibunya ke Jalan Raya
-
Hanyut Sejauh 5 Kilometer, Balita yang Terseret Arus di Srengseng Ditemukan Meninggal Dunia
-
Viral Bocah Berani Naik Kereta Sendiri dari Cikarang - Purworejo, Alasannya Bikin Haru
-
Bocah Thailand Bernama Metallica Berhasil Miliki Paspor, Bantah Keraguan Publik
-
Polosnya Bocah Kritik Gubernur Kalbar karena Jalan Rusak, Pemprov Gercep Beri Respons
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Jelang Munas, HIPMI Banten Usung Ade Jona Prasetyo Jadi Ketum
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus