SuaraBanten.id - AL (16), SM (17) dan ME (16) tiga orang remaja menjadi korban pemalakan OM (21), W (20) yang beraksi di kawasan Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Minggu (21/3/2021) malam tepatnya sekira pukul 22.00 WIB.
Saat dipalak, ketiga remaja itu memberikan uang Rp47 ribu. Tak terima dengan nominal uang yang diberikan ketiga remaja itu, OM dan W yang mengaku hendak membeli miras malah merampas ketiga handphone ketiganya.
Diketahui, aksi dua pemalak tepatnya berlangsung di Grand Arcade, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Ketiga remaja AL, SM dan ME yang menjadi korban pemalakan sedang mengobrol santai di salah satu ruko.
“Kemudian datang kedua tersangka meminta uang kepada korban dengan alasan untuk membeli minuman keras. Korban yang ketakutan kemudian memberikan uang sebesar Rp47 ribu,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro di Polresta Tangerang, Senin (22/3/2021) dikutip dari Bantenhits.com-Jaringan SuaraBanten.id.
Tersangka tak terima diberi uang Rp47 ribu. Mereka lalu menggeledah badan korban dan mengambil telepon genggamnya. Setelah itu, kedua pelaku langsung pergi. Peristiwa ini lalu dilaporkan ke polisi.
Petugas, lanjut Wahyu, kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi dua tersangka, yakni OM dan W. Keduanya ditangkap Unit Reskrim Polsek Panongan, Polresta Tangerang di Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.
“Keduanya dibekuk beberapa jam usai melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, yakni merampas telepon genggam,” jelas Wahyu.
Kedua tersangka selanjutnya dijebloskan ke dalam tahanan. Mereka dijerat Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman pidana selama sembilan tahun penjara.
Baca Juga: Viral Preman Palak Sopir Truk di Sumut, Polisi Turun Tangan
Berita Terkait
-
Anti Kesiangan! 3 Trik Alarm Smartphone Biar Gak Bablas Sahur Pertama
-
Sering Nonton Video Pendek Bikin Gen Z Moodswing? Ini Kata Dokter Saraf
-
Membongkar Jebakan Kemiskinan Spasial Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang
-
7 HP Kamera AI Terbaik Harga Rp1 Jutaan, Foto Auto Jernih Tanpa Editing
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Paling Worth It di Tahun 2026, Spek Gak Kaleng-kaleng
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang