SuaraBanten.id - Aksi bejat ASD (27) melayangkan bogem kepada ZM (2) dan merekamnya menggunakan HPnya sendiri viral di media sosial. Banyak fakta yang terungkap terkait indiden sadir tersebut.
Kali ini SuaraBanten.id merangkum fakta-fakta yang terungkap terkait aksi kekerasan terhadap balita tersebut. Paling tidak, sedikitnya ada lima fakta yang terungkap sebagai berikut.
1. Bogem Balita karna Hp Dilempar
Pelaku bogem balita Angga Santan Dewa di Sindang Jaya Tangerang ternyata melakukan aksinya biadab nya lantaran balita bernama ZM(2) tersebut melempar handphone miliknya. Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu S Bintoro kepada SuaraBanten.id, Selasa (16/3/2021).
Kata Wahyu, awalnya pelaku membawa korban ke rumahnya dengan alasan untuk diajak bermain, namun pada saat main dikamar bersama tersangka, korban yang masih kecil tidak sengaja melempar HP milik korban sehingga kejadian tersebut membuat tersangka emosi dan marah.
Hal itu yang memicu tersangka memukul perut korban berulang kali dengan posisi korban duduk dan berdiri serta tertidur. Merasa belum puas tersangka kemudian memukul kembali dengan menggunakan tumit kaki ke perut dan ke deket kemaluan korban pada posisi korban telentang.
“Kejadian tersebut mengakibatkan korban langsung buang air besar karena pukulan di perut dan korban terlihat sangat lemas. Kejadian tersebut di dokumentasikan sendiri oleh tersangka melalui video dengan menggunakan HP miliknya,” terang Wahyu.
2. Pelaku Pacar Tante Korban
Kapolresta Tangerang, Kombes Wahyu S Bintoro menjelaskan pelaku Bogem balita ASD (27) merupakan pacar dari tante korban.
Baca Juga: Pria Bogem Perut dan Dada Balita Ditangkap, Netizen: Nitip Kuping Kiri
Dari hasil penyidikan, kasus itu bermula saat tersangka membawa korban main ke rumahnya setelah mengantar sang kekasih, Ayu Widyaningsih bekerja.
“Tersangka dan Ayu Widyaningsih berstatus pacaran. Sedangkan korban adalah anak dari kakak Ayu Widyaningsih,” ungkap Wahyu seperti dikutip dari SuaraJakarta.id, Selasa (16/3/2021).
3. Rekam adegan Bogem Balita untuk takut-takuti korban
Berdasarkan pengakuan tersangka berinsial ASD (27), kata Wahyu, agar korban tidak cengeng bila bersama pelaku.
"(Pelaku) merekam aksi pemukulan penganiayaan tersebut sebagai efek jera (kepada korban). Kalau nanti nangis lagi (maka) dipertunjukkan HP itu," kata Wahyu kepada awak media dalam ungkap kasus di Mapolresta Tangerang, Selasa (16/3/2021).
Dalam video itu, ASD melakukan pemukulan berkali-kali terhadap korban. Kejadian itu pelaku dokumentasikan dalam HP-nya.
Berita Terkait
-
Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan? Dokter Ungkap Solusi Penuhi Nutrisi Balita
-
Balita di Tegal Angus Diperiksa Dokter Spesialis, Pulang Bawa Telur dan Susu
-
5 Rekomendasi Sunscreen Bayi dan Balita 100 Persen Mineral Physical
-
Sering Terlambat Ditangani, Usus Buntu pada Balita Ternyata Paling Rawan Alami Kebocoran
-
Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel