SuaraBanten.id - Personel Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Serang Kota berhasil membekuk empat pelaku pecah kaca yang beraksi di wilayah Banten.
Komplotan ini akhirnya mendapatkan hadiah timah panas dari petugas karena melakukan perlawanan saat diamankan petugas.
Keempat pelaku yakni Ibrahim Rojak (29), Usman (30), dan Husen Syah Putra (53) warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Palembang dan Asnadir (54) warga Pondok Aren, Kota Tangerang.
Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Mohamad Nandar mengatakan, keempat pelaku kejahatan pecah kaca telah beraksi di 15 Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Mereka melakukan aksinya di Wilayah Kota Serang 7 kali, Pandeglang 2 kali, Cilegon 2 kali, Rangkas Bitung, Lebak 2 kali," katanya kepada awak media, Senin (22/2/2021).
Nandar mengungkapkan, modus operandi keempat pelaku yakni dengan menugaskan salah satu pelaku Husen berjalan kaki mencari sasaran.
Setelah memperoleh sasaran mobil alias korban untuk digarap oleh komplotan ini, Husen memberitahukan Ibrahim dan Usman yang menunggu di motor Satria F warna hitam.
"Setelah sampai di tempat sasaran, Ibrahim turun dari motor, ia langsung memecahkan kaca mobil sebelah kiri bagian belakang yang terparkir di pinggir jalan," ungkapnya.
Untuk memecahkan kaca mobil, Ibrahim menggunakan Cincin berujung lancip dari baja yang sudah dimodifikasi yang digunakan di jari kelingking sebelah kanan.
"Setelah kaca mobil pecah, Ibrahim mengambil tas ransel atau gendong warna hitam yang berisi laptop lenovo beserta charger," jelas Nandar.
Baca Juga: Melawan Petugas, Maling Tabung Gas Dihadiahi Timah Panas
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan "Para pelaku diancam paling lama 7 tahun penjara," ujarnya.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
TNI AL Tangkap Aksi Pencurian Kapal Tongkang di Selat Singapura
-
Tepergok Curi Motor Warga saat Banjir, Maling Ditelanjangi, Diikat di Pohon
-
Diikat Ditembok, Maling Motor Saat Banjir di Depok Ditelanjangi
-
Maling Ditelanjangi karena Curi Motor Korban Banjir di Jalan Rawa Indah
-
Melawan Petugas, Maling Tabung Gas Dihadiahi Timah Panas
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman