SuaraBanten.id - Perumahan Garden City Tangerang banjir hampir 1 meter. Padahal perumahan itu tidak diguyur hujan.
Perumahan Garden City ada di Kecamatan Priuk, Kota Tangerang. Ketinggian air diketahui, mencapai 80 sentimeter.
Salah seorang warga, Mulyadi mengatakan ada 50 rumah dari tiga RW di kelurahan Gebang Raya.
"Ada yang 30 sentimeter, ada (juga) yang 80 sentimeter, puluhan rumah warga yang tergenang banjir tu ketinggian rumah yang cukup rendah. (Kalau) yang tergenang di RW 21, 22, dan 25," ujar Mulyadi saat di temui di lokasi, Jumat (19/2/2021).
Mulyadi menerangkan penyebab terjadinnya banjir di wilayahnya. Karena luapan air kali sabi dan tingginya intensitas hujan, Kamis kemarin.
"Kemarin hujan tinggi dan luapan Kali Leduk yang melintas di dekat wilayah dia," tuturnya.
Mulyadi berharap kepada Gubenur Banten, Wahidin Halim untuk melihat langsung kondisi di wilayah yang tergenang banjir.
Menurutnya, jika melihat Gubenur provinsi lain kerap turun ke lokasi banjir.
"Ya saya maunya Pak Gubernur langsung yang ke sini. Ngeliat kondisi pemukiman kami seperti apa, dia (Pemprov Banten) harusnya ikut ngurusin dan meninjau langsung," ungkapnya.
Baca Juga: Ini Daerah Banjir Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang Padam Listrik
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Febi Darmawan mengatakam bahwa penyebabnya genabgan itu karena drainse yang tidak lancar.
"Genangan diakibatkan karena drainse yang tidak lancar dan struktur tanah yang rendah," kata Febi.
Febi mengatakan sudah mengeluatkan dua unit pompa. Guna menyedot genangan tersebut.
"Ada Dua unit pompa aktif untuk menyedot genangan," tutupnya.
Hal senada dikatakan Kasubag TU UPT Periuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Kamaludin Azizi menjelaskan telah mengerahkan beberapa perahu. Untuk mengevakuasi korban.
"Mengerahkan perahu dan truk bila dibutuhkan untuk mengevakuasi korban," tutup.
Berita Terkait
-
Banjir Akibat Luapan Sungai Cidurian, Ratusan Rumah Terendam
-
Tangerang 'Lumpuh' Diterjang Banjir: 50 Ribu Jiwa Terdampak, Kosambi Paling Parah
-
Hujan Deras, Banjir Genangi Kawasan Elite Alam Sutera
-
Banjir di Tangerang Selatan, Ketinggian Air Ada yang Lebih dari 1 Meter
-
Di Balik Banjir Jakarta, Misteri Hilangnya 50 Danau Kecil
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Buntut KDRT dan Gugatan Cerai? ART di Serang Jadi Korban Penusukan Brutal
-
3 Spot Trekking Hidden Gem di Lebak Banten buat Healing Low Budget
-
Waspada Pilih Pengasuh! Belajar dari Kasus Penculikan Balita di Serang, Dibawa Kabur Pakai Ojol
-
1.500 Rumah Terendam dan Ratusan Warga di Serang Mengungsi, Kecamatan Kasemen Paling Parah
-
BPBD Kabupaten Tangerang: 10.000 KK Terdampak Banjir, Kosambi Jadi Wilayah Terparah