SuaraBanten.id - Warganet merespon ucapan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat agar aktif menyampaikan kritik terhadap kinerja pemerintah.
Meski tidak sedikit warga yang menyambut ucapan Jokowi dengan respon yang positif, tidak sedikit pula yang menyebut hal ini sebagai basa-basi belaka.
Pasalnya, warganet beranggapan, kebebasan kritik akan kian terbatas karena adanya Undang-undang ITE.
"Lalu kena UU ITE dan masuk penjara," tulis akun Twitter @ardi****ncaa disertai dengan jepretan layar berita Jokowi yang meminta warga untuk aktif mengkritik pemerintah.
"Giliran kritik pedas langsung kena pasal, besoknya digrebek pulici," sebut akun @elS***aa.
Namun begitu, ada banyak netizen yang beranggapan bahwa Presiden menginginkan masyarakat untuk lebih terbuka menyampaikan kritik dengan cara yang baik.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat lebih aktif memberi kritik kepada Pemerintah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Wali Kota Solo itu juga menilai, pelayanan publik di Indonesia menunjukkan banyak perbaikan. Namun, ia ingin perbaikan kian dilakukan secara masif.
Hingga saat ini, UU ITE masih menduduki trending lima besar Twitter Indonesia dengan cuitan mencapai 7 ribu.
Baca Juga: Jadi Korban Foto Hoaks, Tengku Zul Bisa Balik Dijerat UU ITE
Berita Terkait
-
Viral Rice Cooker dari Kerajaan Singasari dan Berita Terpopuler Lainnya
-
Detik-Detik Mobil Diterjang Lahar Dingin Gunung Semeru
-
PNS Dandan ala Barbie Viral, Ini Dia Potret Cantiknya
-
Ikut Jokowi Rapat Vaksinasi Lansia, Dalih Menkes Sempat Absen Raker di DPR
-
Viral! Ada Nama Ganjar di Buku SD, Jadi Sosok Ogah Bersyukur dan Tak Salat
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman