SuaraBanten.id - Hujan deras disertai angin kencang di sekitar Kota Serang menyebabkan rumah Nuriyah (82) di Lingkungan Serdang Lor, Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang roboh, Jumat (5/2/2021).
Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun atap dan lantai teras rumah tersebut porak-poranda.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Serang, Sobirin mengatakan, robohnya rumah Nuriyah lantaran hujan disertai angin kencang.
"Ditambah kondisi bangunan juga kurang kokoh," katanya kepada Suara.com, Jumat (5/2/2021).
Sobirin menjelaskan, konstruksi bangunan sudah agak lapuk dan keropos atapnya, ditambah beban genteng yang berat serta hujan angin.
"Terus juga bangunan pondasi terasnya juga ambruk, pinggirnya itu tadinya selokan, air banyak terkikis. Jadi bawah ambruk atas ambruk," ungkapnya.
Lebih lanjut, usai TRC BPBD membantu mengevakuasi reruntuhan atap dan lantai teras, warga sekitar bergotong-royong memperbaiki rumah tersebut.
"Tadi langsung ada gotong-royong warga sekitar, katanya mau diperbaiki," jelas Sobirin
Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian (Plh) BPBD Kota Serang, Diyat Hermawan mengatakan, pihaknya telah mengirimkan bantuan paket darurat ke rumah Nuriyah.
Baca Juga: Mencekam! Pria Diduga Orang Gila Serang Polisi dan Warga Pakai Parang
"Atap yang roboh daruratnya kita kirim terpal, untuk lantainya kita kirim matras," ungkapnya.
Dikonfirmasi terkait apakah rumah tersebut layak dibantu untuk dibangun kembali atau tidak, Diyat mengaku perlu dilakukan survei terlebih dahulu.
"Kalau diajukan atau direkomendasikan kelurahan bisa saja dapat bantuan jika memenuhi syarat untuk dibantu," pungkasnya.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Jakarta Barat hingga Jakarta Timur Diprakirakan Turun Hujan Sore Ini
-
Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027
-
Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat
-
Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut
-
Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi