SuaraBanten.id - Semburan gas muncul di Pondok Pesantren Al Ihsan Kecamatan Tenayan Raya. Sementara ada puluhan santri diungsikan.
Peristiwa itu tiba-tiba terjadi saat proses penggalian mencari sumber air. Semburan gas itu dianggap membahayakan hingga membuat seisi pesantrin ketakutan.
"Ada 34 santri yang diungsikan ke Pondok Pesantren Al Ihsan Pusat," kata petugas jaga Ponpes Al-Ihsan, Sugiarto, Kamis (4/1/2021).
Sugiarto mengatakan gas bumi tiba-tiba menyembur saat sejumlah pekerja menggali tanah untuk membuat sumur bor pada Kamis siang, sekitar pukul 14.00 WIB.
Semburan gas menimbulkan suara yang cukup kencang dan ketinggian semburan diperkirakan mencapai 15 meter.
"Kami sedang membuat sumur bor. Di kedalaman 119 meter menyembur (gas)," katanya.
Ia mengatakan lokasi semburan dekat dengan bangunan asrama santri hafiz Al Quran. Gas yang keluar juga menimbulkan bau kurang sedap.
Karena khawatir akan keselamatan penghuni Ponpes Al Ihsan, pengurus menghentikan semua aktivitas dan mengungsikan puluhan santri. Meski begitu, Sugiarto mengatakan dalam insiden itu tidak ada korban.
"Tidak ada yang terluka. Sekarang santri pun diungsikan karena kemungkinan gas mengandung racun," katanya.
Ia mengatakan Ponpes segera melaporkan insiden itu kepada semua pihak mulai dari RT/RW, Pemko Pekanbaru hingga aparat kepolisian dan Bintara Pembina Desa (Babinsa).
"Sekarang ini dari kepolisian dan Babinsa sudah datang ke lokasi. Kami diminta jangan mendekat ke semburan gas," katanya.
Baca Juga: Lima Warga di Madina Tewas Terdampak Proyek Pengeboran Panas Bumi
Untuk proses penutupan semburan gas tersebut, ia mengatakan akan melibatkan Pemkot Pekanbaru yang akan mengirimkan peneliti.
Menurut dia, daerah Tenayan Raya memang terdapat instalasi pipa gas dan semburan gas pernah juga terjadi di daerah itu saat proses pencarian sumber air.
"Di daerah ini pernah terjadi juga, tapi semburan gasnya kecil," katanya.
Tag
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu