SuaraBanten.id - Jalan utama Kampung Palembangan, Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Serang terputus. Warga berharap Pemkab Serang bisa bertindak dan memperbaiki bekas longsoran tersebut.
Sehingga warga bisa beraktivitas dengan lancar. Pasalnya, kini warga terpaksa menutup jalan karena khawatir terjadi longsoran akibat abrasi air sungai.
“Dulunya jalan utama, sekarang sudah tidak ada jalan lagi. Sekarang hanya pake jalan gang sempit di dalam kampung, hanya setapak,” kata Nafisah warga setempat, dilansir laman BantenNews, Senin (1/2/2021).
Penyebabnya adalah air sungai di wilayah sekitar terus menggerus tanah di bibir sungai.
“Apalagi sekarang abrasi tanahnya sudah mau mendekati rumah dan rawan juga tergerus,” katanya.
Dia menuturkan peristiwa tersebut sudah terjadi sejak 9 bulan lalu.
“Awalnya hanya retak sedikit, tapi lama kelamaan tambah melebar dan amblas,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
PJT I: Empat Sungai di Kota Malang Rentan Bencana Tanah Longsor
-
Penuh Rumput dan Coretan Dinding, Penampakan Pasar Kopo Angker
-
Tanah Longsor di Tambang Manualan, 9 Tewas dan 1 Masih Terjebak
-
Rencana MoU 400 Ton Sampah dari Tangsel, Kaukus: Serang Bukan Kota Sampah
-
Tak Hanya Gigit Bocah, Monyet Liar di Puspitek Tangsel Acak-acak Dapur
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
BRI Bangun Tiga Posko Logistik BRI Peduli untuk Korban Gempa NTT
-
Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus