SuaraBanten.id - Kondisi musim hujan, dengan beberapa hari jeda berupa siang terik membuat mobil kesayangan semakin memerlukan perhatian ekstra. Artinya, jangan sampai terlewat hingga kondisi fisiknya kotor atau terlewat dibersihkan. Perlu langkah sederhana tapi dijamin bakal menjauhkan kendaraan dari ancaman kerusakan.
Utamanya seperti bagian body dan ban, agar bebas dari ancaman karat serta lumpur. Dan diteruskan berbagai bagian kendaraan, termasuk kolong mobil.
Dalam keterangan Auto2000, berikut langkah perawatan mobil yang bisa pemilik mobil lakukan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Tips merawat mobil di tengah kondisi cuaca tak menentu:
1. Jangan tunda cuci mobil
- Segera bersihkan mobil setibanya di rumah jika di jalan terkena hujan sebagai upaya menjaga agar tidak timbul water spot atau jamur body dan jamur kaca. Selain itu, mobil yang dibiarkan kotor akan menyulitkan ketika akan dibersihkan di kemudian hari karena kotoran telah mengeras bahkan menimbulkan bekas.
- Hujan bersifat asam sehingga memiliki potensi merusak body mobil bahkan memicu tumbuhnya karat. Jangan sampai mobil yang kotor malah merepotkan ketika dipakai di kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
2. Pastikan wiper sehat
- Wiper mempunyai peran sangat penting ketika hujan melanda. Tentu akan sangat menyulitkan bila sampai wiper di mobil rusak. Oleh sebab itu, pastikan wiper dalam kondisi prima tanpa kendala, termasuk wiper belakang untuk mobil jenis hatchback, SUV, dan MPV.
- Periksa air pembersih kaca dan segera isi supaya tidak sampai kosong ketika dibutuhkan karena akan sangat menyulitkan kalau kaca kotor oleh air hujan.
3. Periksa kondisi mesin
- Apa jadinya kalau saat hujan deras mobil mogok? Tentu sangat menyulitkan. Oleh karena itu pastikan mesin mobil dalam kondisi prima. Periksa kekencangan kabel busi dan kabel aki untuk memastikannya tidak bermasalah.
- Periksa pula rumah saringan udara dari risiko bocor untuk menutup celah air masuk. Cek pula ketinggian oli mesin dan segera tambah bila kurang. Sekaligus, periksa cairan lain di dalam ruang mesin seperti air radiator dan minyak rem.
4. Waspada kondisi ban
- Ban memegang peran sangat penting ketika hujan. Oleh karenanya, pastikan telapak ban dalam keadaan baik agar dapat melewati genangan air dengan mudah. Cek pula tekanan angin ban supaya dapat bekerja optimal, termasuk ban serep.
5. Jaga kinerja perangkat rem
Baca Juga: Seru, Wuling Produksi Double Cabin Pertama untuk 2021
- Performa rem mobil akan menurun ketika mobil melewati jalan basah karena hujan. Itulah mengapa kecepatan mobil harus dikurangi saat melewati jalan basah.
- Pastikan rem tidak bermasalah saat akan pergi, minimal dengan memastikan takaran minyak rem di dalam tabungnya tidak berkurang. Pastikan pula AC mobil dalam kondisi baik untuk mencegah kaca mobil berkabut yang akan mengganggu visibilitas ketika hujan.
6. Uji emisi kendaraan
- Khusus untuk warga DKI Jakarta, jangan lupa untuk melaksanakan uji emisi gas buang mobilnya di bengkel resmi karena sejak 24 Januari 2021 berlaku aturan sesuai Pergub No. 66 Tahun 2020 bahwa semua kendaraan yang berusia minimal tiga tahun harus lulus uji emisi gas buang satu kali per tahun.
Berita Terkait
-
Awal Pekan di Jakarta, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Jaksel dan Jaktim
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Kritik Pedas Ryaas Rasyid: Jakarta yang Obral Izin, Daerah yang Dapat Banjirnya
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sambangi Cilegon, Menteri Wihaji Beri Arahan ke Tim Penyalur MBG Ibu Hamil dan Menyusui
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Liburan Asyik Dekat Jakarta! 4 Rekomendasi Wisata di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
-
Apa Itu Sistem Polder? Teknologi yang Bikin PIK 2 Kembali Kering usai Dua Jam Hujan