SuaraBanten.id - Salah satu hal menyesakkan dari kepemilikan atas sebuah mobil adalah maling yang sabar mengintai dan menunggu waktu tepat untuk mencuri. Sedikit lengah saja, tunggangan kesayangan bisa raib. Itu sebabnya, pabrikan kendaraan senantiasa mengembangkan teknologi anti-theft hingga kelas mutakhir. Tujuannya membuat pencuri mengalani kesulitan melakukan tindak kejahatan.
Dikutip kanal otomotif Suara.com, jaringan SuaraBanten.id, dari Autoevolution, telah ditemukan teknologi bernama Stealth Immobilizer. Perangkat tambahan ini bertujuan untuk menekan jumlah pencurian mobil.
Dengan terpasangnya peranti tadi di kendaraan, pengemudi lain tidak akan bisa mengoperasikan mobil tanpa memasukkan kode PIN atau Personal Identification Number. Cara ini menjadikan mobil berfungsi seperti layaknya smartphone.
Pengemudi harus memasukkan kode PIN sebelum dapat menghidupkan perangkat. Jika pengemudi tidak dapat memasukkan kombinasi yang dibutuhkan, maka Stealth Immobilizer tidak akan mengizinkan mesin menyala.
Dengan begitu, mobil tidak mungkin bisa dicuri. Secara teori perangkat akan terhubung dengan kabel yang sebenarnya tersedia pada setiap mobil.
Dengan kata lain, pencuri akan membutuhkan waktu melancarkan aksinya jika harus mencari perangkat dan memutus sambungan ke mobil.
"Bahkan jika seseorang membuat salinan kunci, Stealth Immobilizer akan tetap melindungi kendaraan itu, mencegah siapa pun menggunakannya kecuali mereka memasukkan kode PIN. Namun jika memasukkan kendaraan untuk diservis, ubah ke mode servis, dan matikan perangkat sehingga tetap tidak ada yang tahu ada perangkat tambahan di dalam kendaraan," jelas pihak penemu.
Selain itu, perangkat juga bisa dikendalikan melalui aplikasi seluler, sehingga pengguna dapat mengubah PIN baru kapan pun mereka mau dan memilih kombinasi tombol untuk melindungi mobil.
Baca Juga: Anti Ribet, Ford Sediakan Penyekat Kabin Mobil yang Mudah Dipasang
Berita Terkait
-
6 Alasan Posisi Setir Mobil Wajib Lurus Saat Parkir, Ketahui Dampaknya!
-
Genjot Investasi Lokal, Thailand Mulai Naikkan Pajak Impor Mobil Listrik
-
Tancap Gas di Asia Tenggara, Changan Ambil Alih Operasional Bisnis di Filipina
-
Invasi Mobil China Makin Masif, Pemasok Otomotif Eropa Minta Perlindungan
-
Kejutan di Pasar Otomotif! BYD Sukses Sikat Posisi Papan Atas, Salip Merek Jepang?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang