SuaraBanten.id - Pemkot Tangerang mulai melakukan simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Kota Tangerang, Jumat (8/1/2021). Simulasi itu digelar lantaran pada Januari-Maret 2021 belasan ribu vaksin bakal dilakukan pada Tenaga Kesehatan (Nakes).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Liza Puspadewi mengatakan, tahap pertama pemberian vaksin mulai Januari-Maret 2021. "Sasarannya 12.148 tenaga kesehatan," katanya kepada Suara.com.
Setelah belasan ribu Nakes diberi vaksin, tahap selanjutnya baru diberikan vaksin pada sebanyak 49.205 pelayanan publik, 2.787 TNI Polri dan imunisasi (pemberian vaksin-red) dilakukan sebanyak dua dosis.
Liza mengungkapkan, Pemkot Tangerang terus memantau dan memastikan keamanan untuk warga Kota Tangerang menjelang pemberian vaksin.
Total 82 fasilitas pelayanan kesehatan diantaranya 38 Puskesmas, 32 RS dan 12 Klinik dengan 5.689 vaksinator telah disiapkan.
"Target sasaran Kota Tangerang ialah 1,2 juta orang penerima vaksin," ujarnya.
Liza menegaskan, komitmen Pemkot Tangerang dalam penanganan pandemi Covid-19 terus diperkuat dari hulu hingga hilir, yakni memperkuat 4M, pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) yang diperketat, Kampung Siaga Corona (Si Gacor) hingga berbagai aplikasi penanganan pandemi.
Kemudian, hilir yaitu Dinkes hingga saat ini melakukan 3T dengan tracing mencapai 90 ribu swabtest dengan rasio 3,33 per seribu penduduk per minggu. Sedangkan target WHO satu per seribu penduduk.
"Pelayanan kesehatan sudah disiapkan 1.200 tempat tidur, di 32 RS di Kota Tangerang. Selain itu, 362 tempat tidur yang berasal dari Puskesmas Panunggangan Barat, Gebang Raya, Jurumudi Baru, Rumah Isolasi Dinsos, Hotel City dan Hotel Pakons," jelasnya.
Baca Juga: Jakarta Terima 120 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, DPRD DKI: Sebenarnya Kurang
Dalam waktu dekat Pemkot juga akan membuka Puskesmas Manis Jaya dengan 44 tempat tidur isolasi terkonsentrasi. Puskesmas Batu Sari dengan 70 tempat tidur dan Puskesmas Sudimara Timur, 70 tempat tidur.
“Meski vaksinasi akan segera dimulai dan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan Kota Tangerang terus diperkuat, kita enggak boleh abai, protokol kesehatan harus terus diterapkan karena pandemi belum usai,” pungkasnya.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban