SuaraBanten.id - Sebagian warga Cilegon memanfaatkan libur tahun baru 2021 (1/1/2021) adalah piknik ke pantai tak berbayar atau bisa masuk gratisan seperti Pantai Tanjung alias Pantai Peni, di Kawasan Industri Estate Cilegon (KIEC). Sembari bercengkerama dengan keluarga atau teman di tepi panati, mereka akan membuka bekal untuk menikmati rabeg, kuliner khas Banten yang dibuat dari rumah masing-masing.
Contohnya keluarga Iin dari Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Mereka berbekal rabeg untuk disantap beramai-ramai alias bancakan, di pinggir pantai.
Sebagai hidangan khas Banten, rabeg disebut-sebut telah eksis sejak zaman Kesultanan Banten dahulu. Berupa olahan daging kambing yang diracik dengan aneka rempah kuat, inilah salah satu jenis hidangan favorit di Banten.
Hingga kini, olahan rabeg masih bisa dijumpai di tengah-tengah masyarakat Kota Cilegon, Serang dan sekitarnya.
"Kami ke sini beramai-ramai sekeluarga, naik mobil pickup. Bancakan rabeg, nasi liwet dan kerupuk. Disantap di pinggir laut itu enak. Beda dibandingkan dinikmati di rumah. Di sini lebih nikmat sambil menikmati pemandangan laut," ungkap Iin.
Selain menikmati rabeg di pantai, pengunjung juga tampak asyik bermain air di pantai.
Usman, pengunjung asal Langon, Kecamatan Pulomerak menyatakan senang bisa menghabiskan waktu libur tahun baru di Pantai Tanjung.
"Kalau ke Anyer jauh, macet biasanya. Mending di sini, bareng keluarga, paket hemat sambil bakar-bakar," ucap Usman yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik di Kota Cilegon.
Pantai Tanjung memang telah menjadi kawasan wisata cuma-cuma bagi warga Cilegon. Di sini bisa ditemukan pula nelayan mencari ikan. Perahu mereka dalam jumlah puluhan bisa ditemukan tengah bersandar di sini.
Baca Juga: Kaleidoskop Oto: Motor Bermesin Bongsor ke Indonesia pada 2020
Bangunan pabrik industri berat, dengan cerobong asapnya yang menjulang tinggi turut menjadi "hiasan" pemandangan di bagian selatan pantai itu.
Jika hari sedang cerah, pegunungan di Kota Cilegon, hingga Gunung Karang (gunung tertinggi di Provinsi Banten) di Kabupaten Pandeglang menjadi pemandangan indah yang terlihat dari sini.
Di sebelah barat dan utara, terlihat kapal-kapal ferry hilir-mudik di perairan Selat Sunda. Moda transportasi itu biasanya mengangkut penumpang dari Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, menuju Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan.
Tidak sebatas ferry, kapal-kapal kargo dari luar negeri juga sering tampak berseliweran di Perairan Selat Sunda. Serta bersandar di Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II dan Pelabunan Krakatau Bandar Samudra, yang terletak di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.
Kontributor : Ahmad Haris
Berita Terkait
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Ketika Peluh TNI Membasuh Dahaga Warga Pulomerak Cilegon
-
Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan
-
Prajurit TNI, Tangis Masyarakat dan Harapan Indonesia Emas 2045
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel